Augustinus Simanjuntak. Dari namanya orang tentu sudah tahu kalau penulis adalah orang Batak. Tapi orang yang dijumpai setiap hari sering tidak tahu kalau ia adalah orang Batak. Maklum sejak SMU ia sudah tinggal di Kediri, Jawa Timur hingga terus studi lanjut ke kota Surabaya. Pria yang dilahirkan di Tapanuli Utara 18 Agustus 1974 ini pernah menjadi salah satu siswa lucu di sekolahnya di SMA 1 Kediri karena logatnya yang khas. Namun pengaruh teman-temannya banyak mengubah logatnya yang kental itu.

Pria yang suka berolahraga ini menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Airlangga (Unair), yang diselesaikannya tahun 1998. Tahun 1998 merupakan tahun berkesan baginya ketika gerakan reformasi yang dipelopori kalangan mahasiswa sedang bergulir. Di pelayanan mahasiswa ia pernah diisukan hilang karena masa-masa itu rawan penculikan aktivis kampus. Dan ternyata ia tidak hilang, melainkan sedang pulang beberapa hari ke Kediri.

Bulan Juli 2003 lalu ia selesai pula merampungkan tugas akhir S-2 (tesis) di program Magister Ilmu Hukum di kampus yang sama dengan konsentrasi pada hukum pidana dan kriminologi.

Pengalaman berorganisasi cukup menambah wawasannya di bidang kemasyarakatan diantaranya sebagai anggota Kelompok Studi Seputar Agama dan Budaya di Fakultas Hukum Unair (1995 s/d 1996) dan juga sebagai anggota Tim Reformasi Hukum Fakultas Hukum Unair (Perwakilan Mahasiswa, Juni s/d Oktober 1998).

Sedangkan Pelatihan/ Lokakarya yang pernah ia ikuti yaitu Pelatihan Advokasi Hak Asasi Manusia bagi Aktivitas Muda Pesantren dan Gereja se-Indonesia dan Pulau Timor Timur (Pacet, 15-17 Oktober 1998), dan Dialog/ Musyawarah Pemuda antar Agama se-Jawa Timur diselenggarakan oleh Departemen Agama Jawa Timur (Sidoarjo, 2001). Hal ini ditopang pula dengan pengalaman pelayanannya di Unit Kegiatan Mahasiswa Kristen Unair Surabaya.

Selain mengajar di DMU Universitas Kristen Petra, sekarang ia berstatus dosen tetap di Program Manajemen Bisnis FE di kampus yang sama pada mata kuliah Aspek Hukum dalam Ekonomi. Dengan perjuangan yang berat, ia pun akhirnya berhasil menyelesaikan studi doktor ilmu hukum di Pascasarjana Universitas Airlangga pada bulan Agustus 2008 lalu. Ini semua merupakan bagian dari anugerah Tuhan baginya. Salah satu motto dalam hidupnya adalah: "Sampaikanlah kebenaran dengan benar".

  • PDF
  • Cetak

"Tuhan, anak Daud,... kasihanilah kami!"

Penilaian Pengunjung: / 25
TerjelekTerbaik 
  • Jumat, 17 April 2009 11:39
  • Ditulis oleh Augustinus Simanjuntak
Teriakan di atas diungkapkan oleh dua orang buta yang duduk di pinggir jalan ketika mendengar Tuhan Yesus lewat (Matius 20:30).

Tetapi orang banyak yang berbondong-bondong mengikut Tuhan Yesus menegur kedua orang buta itu supaya keduanya diam. Ketika orang banyak yang mengikut Tuhan Yesus itu menyuruh orang buta itu diam, apa yang terbesit dalam pemikiran kita? Bagaimana posisi kita? Apakah berada dalam posisi orang banyak atau berada dalam posisi seperti kedua orang buta itu?

Selanjutnya: "Tuhan, anak Daud,... kasihanilah kami!"

  • PDF
  • Cetak

5000 Orang Makan Roti, Pengikut Yesus-kah?

Penilaian Pengunjung: / 9
TerjelekTerbaik 
  • Jumat, 17 April 2009 11:40
  • Ditulis oleh Augustinus Simanjuntak

Saudara yang dikasihi Tuhan, kitab Yohanes 6 bercerita tentang mujizat yang dibuat oleh Tuhan Yesus yakni memberi makan  5000 orang, yang menurut kitab Matius jumlah itu belum termasuk perempuan dan anak-anak.

Setelah peristiwa yang ajaib itu, orang-orang itu berkata: ”Dia ini adalah benar-benar nabi yang akan datang ke dalam dunia" (ayat 14).

Selanjutnya: 5000 Orang Makan Roti, Pengikut Yesus-kah?

  • PDF
  • Cetak

Pemerintah Fasik, Rakyat Berkeluhkesah

  • Jumat, 17 April 2009 11:41
  • Ditulis oleh Augustinus Simanjuntak
(Amsal 29:2)

Rakyat berkeluhkesah. Itulah realitas kehidupan bangsa kita akhir-akhir ini. Sejak krisis ekonomi melanda negeri ini sejak tahun 1997 lalu sebagian besar rakyat diperhadapkan dengan berbagai derita maupun situasi yang tak menentu disertai oleh musibah demi musibah atau bencana demi bencana yang datang silih berganti, seolah tak ada hentinya.

Selanjutnya: Pemerintah Fasik, Rakyat Berkeluhkesah

  • PDF
  • Cetak

Membangun Kultur Politik dan Politik Kultur

Penilaian Pengunjung: / 7
TerjelekTerbaik 
  • Jumat, 17 April 2009 11:41
  • Ditulis oleh Augustinus Simanjuntak
Politik adalah suatu kultur. Dalam dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara interaksi dua arah selalu terjadi dimana kultur bisa terbentuk sebagai hasil konstruksi politik (politik kultur). Sebaliknya kultur dalam masyarakat maupun kultur pemimpin bisa mempengaruhi kultur politik.

Selanjutnya: Membangun Kultur Politik dan Politik Kultur

  • PDF
  • Cetak

Christian World-View: REFLEKSI PENGINJILAN

Penilaian Pengunjung: / 4
TerjelekTerbaik 
  • Jumat, 17 April 2009 11:42
  • Ditulis oleh Augustinus Simanjuntak
Akhir-akhir ini isu Kristenisasi santer dibicarakan, khususnya di tengah-tengah saudara sebangsa kita yang belum seiman. Beberapa isu aktivitas orang Kristen yang dicap sebagai upaya kristenisasi antara lain; iming-iming pemberian harta benda, pembagian indomie, atau sembako, dsb.

Selanjutnya: Christian World-View: REFLEKSI PENGINJILAN

Halaman 1 dari 5