Selamat Datang di Gloria Cyber Ministries -- Connecting Believers -- Updated Harian
 

Polisi Siap Amankan Lembah Karmel

Indonesia Akan Alami Banyak Pencurahan Roh Allah

Gereja Batak Pertama di Jakarta

Paus Tunjuk Kepala Baru Kantor Dialog Muslim

Kebaktian Minggu dengan Aksen Maskulin Lebih Cocok untuk Pria






Lintas Berita: Polisi Siap Amankan Lembah Karmel


Glorianet -
Tim gabungan Polda Jawa Barat dan Polres Cianjur sampai Senin (23/7) masih berkoordinasi dengan instansi atau pihak terkait pengamanan acara pertemuan kerohanian internasional yang akan dilaksanakan di Gedung Yayasan Lembah Karmel, Cianjur, Rabu (25/7).

Pengamanan kegiatan sehubungan kedatangan massa maka harus dilakukan sesuai prosedur. Artinya, berdasarkan rencana pelaksanaan acara tersebut memenuhi syarat antara lain, adanya perizinan sesuai peraturan resmi yang ada.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Soenarko DA yang dikonfirmasi SP, Senin pagi membenarkan, sehubungan jadwal acara pertemuan kerohanian oleh Yayasan Lembah Karmel, Cianjur tersebut.

"Kami (Polda Jawa Barat dan Polres Cianjur) sampai saat ini masih berkoordinasi dengan aparat atau instansi dan elemen masyarakat lainnya plus penyelenggara acara tersebut terutama terkait teknis pengamanan," kata Soenarko.

Menjawab adanya protes dari kelompok warga atas rencana pertemuan puncak acara kerohanian di Gedung Yayasan Lembah Karmel, kata Kapolda, sampai saat ini suasana di sekitar lokasi acara masih kondusif.

Orang nomor satu di Polda Jawa Barat itu menghimbau kepada warga setempat agar tidak terprovokasi atau terpancing isu menyesatkan yang dilontarkan oleh pihak tertentu yang tidak bertanggung jawab.

Kronologi
Tepat pukul 13.35 WIB, Jumat rumah retreat dan bukit doa Lembah Karmel di Kampung Babakan Hilir Desa Cikanyere Kecamatan Sukaresmi, Puncak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat yang menjadi kebanggaan umat Katolik dan Kristen dikejutkan oleh kedatangan sekitar 2.000 orang dari Cianjur, Bandung, Tasikmalaya, dan Jakarta. Mereka mengancam akan datang dengan massa lebih besar jika protes pelaksanaan Konferensi Tritunggal Maha Kudus yang diikuti para pastor dari seluruh dunia di pusat ziarah keagamaan tersebut, 24-29 Juli 2007 tidak dihiraukan.

Meskipun sudah mengerahkan ribuan massa, mereka tidak berhasil menembus ke lokasi Lembah Karmel lantaran dihadang aparat kepolisian yang disiagakan di pintu gerbang. Di tempat tersebut, massa pun melakukan orasi memprotes pelaksanaan konferensi tersebut.

Panglima Gerakan Aksi Reformis Islam Cianjur Chep Hernawan mengklaim, umat Islam di seluruh Jawa Barat menolak kegiatan konferensi yang dilakukan di wilayah Cianjur tersebut. Menurut Chep, pihak Lembah Karmel menyalahi aturan lantaran tempat tersebut bukan pusat peribadatan melainkan pusat ziarah keagamaan. Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam, Hedi Muhammad, menegaskan, pihaknya tetap menolak kegiatan tersebut dengan alasan tidak mengantongi izin.

Kapolres Cianjur, AKBP Syaiful Zachri mengatakan, pihaknya mendapat pemberitahuan dari pihak Lembah Karmel. Menurut Syaiful Zachri, untuk kegiatan-kegiatan keagamaan tidak perlu mengantongi izin, cukup dengan surat pemberitahuan. "Untuk kegiatan ini kami mendapatkan pemberitahuan secara tertulis berupa tembusan dari Mabes Polri," katanya. (GCM/SPembaruanWeb-G-5/E-5)