Selamat Datang di Gloria Cyber Ministries -- Connecting Believers -- Updated Harian
 







Girls Only
Oleh: Grace Suryani


Maap buat para co, tulisan saya kali ini khusus untuk para ce terutama yang masih jomblo. Tapi kalau kalian mau baca sih ngga masyalah. 

Ok gals (sorry again buat para co, tapi saya harus pake kata gals supaya saya bisa menghayati apa yang mau saya tulis hehehe), saya mau share sedikit tentang apa yang baru-baru ini Tuhan kasih buat saya soal Jodoh ( ehm … dimana ada 2-3 orang ce berkumpul cepat atau lambat pasti akan nyangkut ke masalah co, ya ngga?!). 

Jadi ceritanya begini, terus terang aje deh, kadang saya tuh pengen cepet-cepet punya co lagi. Apalagi kalau liat satu persatu temen-temen saya sudeh mulai ‘sold out’. : ( Tapi karena Tuhan kirim saya sekolah ke 1 tempat yang terpencil en bener-bener ngga ada 1 org co pun yang bisa saya lirik, jadilah saya cuman bisa gigit jari. Rasanya kecil banget kemungkinan saya bisa jadian selama saya sekolah di China, padahal sudah ngebet rasanya. 

Trus pas saya mulai ngomel-ngomel sama Tuhan, mulai merengek-rengek, mulai bete, en mulai iri sana sini, eh tiba-tiba Tuhan dengan kalemnya kasih 1 ayat yang nancep-cep. 

“Siapa mendapat istri mendapat sesuatu yang baik dan ia dikenan Tuhan” Amsal 18 : 22. 

“nik, siapa mendapat istri itu mendapat sesuatu yang BAIK! apa kamu yakin, kamu bisa menjadi sesuatu yang baik di dalam idupnya?” 

saya mah langsung mati kutu. Yah Tuhan, kalau itu sekarang sih kayaknya belon bisa … 

“Ya sudah, sabar donk. waktumu emank belon nyampe!” 



Gals, sering banget kita berpikir bahwa masalah kita adalah gimana caranya nemuin co yang bener-bener bae, yang cinta mati sama kita, yang mau ngejar kita, pokoknya co yang bener-bener type kita. But sebenernya masalah kita bukan itu. Masalah kita adalah gimana caranya kita jadi pacar yang BAIK untuk pasangan kita, gimana caranya kita jadi istri yang BAIK. 

Gimana caranya supaya kita bisa membawa kebaikkan di dalam setiap segi dari kehidupan pasangan kita kelak (setiap segi, non!!). Mulai dari keluarganya, pelayanannya, pekerjaannya, kehidupan sosialnya dan yang paling penting hubungannya dia dengan Tuhan. Gimana caranya supaya setelah kita masuk ke dalam kehidupannya, dia bisa makin bertumbuh di dalam Tuhan en dia bisa memenuhi panggilan yang Tuhan design khusus untuk dia. 

Gals, Tuhan tuh kasih 1 tanggung jawab khusus buat kita para ce. Di mata Tuhan, kita adalah penolong yang sepadan buat para co. Gals, jangan pikir Tuhan melecehkan kita ketika Tuhan memberi kita tugas sebagai penolong. IT’S A HONOUR. Itu suatu kehormatan. Itu suatu kebanggaan. 

Dunia yang salah menangkap maksud Tuhan. Tuhan ngga pernah berpikir menjadikan kita sebagai budak or pembantu or makhluk yang derajatnya lebih rendah daripada co. Ngga. Tuhan kasih itu karena Dia begitu menghargai kita, para ce. 

Gals, Tuhan perlengkapi kita para ce dengan kekuatan-kekuatan yang tidak co punyai. Tuhan ciptakan kita dengan segala keunikkan kita itu untuk bisa mewarnai kehidupan pasangan kita, untuk melengkapi. Untuk menjadi saluran berkat dari Tuhan di dalam hidupnya, untuk memberi semangat. 

Setiap dari anak-anak Tuhan punya tempat yang istimewa di hati Tuhan. Tuhan tanamkan di dalam hati saya, bahwa siapapun co yang Tuhan pilih untuk jadi pasangan saya adalah seseorang yang begitu berharga di mata Tuhan, dia seseorang yang begitu dikasihi oleh Tuhan He’s God’s beloved son. Dan ketika Tuhan memilih saya untuk jadi pasangannya, itu karena Tuhan begitu mengasihi dia dan Tuhan ingin memberikan sesuatu harta yang begitu baik dan begitu indah untuk dia. Apa harta itu? saya. 

Setiap kali saya teringat akan hal itu, ketidak sabaran saya ilang. Hati saya tersentuh ketika Tuhan menyatakan betapa besar kasih-Nya untuk pasangan saya kelak. Ketika Tuhan bukakan rencana-Nya, saya jadi mengerti kenapa Tuhan minta saya sabar, kenapa Tuhan ngga buru-buru kasih saya jodoh, karena Tuhan sedang menyiapkan sesuatu rencana yang bener-bener indah. Tuhan sendiri yang sedang memproses saya untuk jadi sesuatu yang indah, sesuatu yang spesial. Tuhan ingin menyiapkan suatu surprise buat saya dan buat pasangan saya. Tapi itu semua bisa jadi hancur kalau saya tidak sabar, kalau saya ngga mau taat sama Dia. 

Gals, Rencana Tuhan itu luar biasa indah dan menakjubkan. Untuk setiap co, untuk setiap ksatria-kstaria Tuhan, Tuhan ingin berikan hadiah yang terindah, hadiah yang berharga. Masalahnya, apakah kita, para ce bisa menggenapi apa yang Tuhan inginkan? Apakah kita bisa jadi ‘treasure’ di dalam kehidupan pasangan kita, sehingga tiap kali pasangan kita melihat kita, dia sangat bersyukur kepada Tuhan. Apa kita bisa menjadi seseorang yang membuat hidupnya jadi indah dan berwarna? 

Gals, Tuhan butuh kerja sama kita, para ce untuk menggenapi rencana-Nya. Dia butuh kesabaran kita, Dia butuh ketaatan kita. Kita harus percaya penuh sama Dia selama Dia sedang memproses kita. 



Mungkin ada sedikit rasa ragu di hati kita, apa iya kita bisa kayak begitu?! Atau mungkin muncul 1 pertanyaan, trus sampe kapan gue harus nunggu?! Selama kita idup kan kita ngga sempurna?! 

Betul. Saya bisa jamin 100% sampe saya ketemu sama jodoh saya pun, saya masih manusia biasa yang penuh dengan kelemahan. Saya masih ce biasa, bukan malaikat. Tapi 1 hal yang saya percaya, I am what I am by the grace of the Lord. Semua kebaikkan yang bisa saya lakukan untuk pasangan saya kelak, itu hanya karena kasih karunia Tuhan semata. Itu bener-bener karena pekerjaan Tuhan. 

Gals, jangan pernah berpikir, kita akan bisa menjadi sesuatu yang baik di dalam idup pasangan kita dengan kekuatan kita, dengan kelebihan kita. Ngga akan bisa. Tuhan yang akan mampukan kita! semua kekuatan kita itu datangnya dari Tuhan. Kalau Tuhan yang panggil kita jadi seorang penolong untuk seseorang co, kita harus percaya kalau Tuhan yang panggil Tuhan juga yang akan memampukan. 

Demikian juga soal waktunya, kita harus percaya penuh bahwa pada waktunya Tuhan akan nyatakan dengan sangat jelas. Saya percaya waktu untuk tiap orang itu berbeda, caranya juga beda tapi 1 kesamaan yang selalu saya liat, Tuhan akan bicara dengan jelas kepada kita. dan Dia akan berikan suatu damai sejahtera dan keyakinan di dalam hati kita. 



Ksatria,

ketika Tuan kita menyingkapkan kepadaku betapa besar kasih-Nya untukmu, 

hatiku tersentuh, 

You’re so so so and so precious in His eyes 

dan aku betul-betul merasa terhormat kalau Tuhan pilih aku 

ketika aku melihat betapa besar kasih-Nya untukmu, 

aku betul-betul ngga pengen menghancurkan rencana indah yang Dia sediakan untukmu 

ksatria, 

aku mau sabar, aku mau taat kepada Tuan kita, 

dengan kekuatan dari Tuhan, aku mau jadi yang terbaik untukmu 

ksatria,

aku betul-betul cuman ce biasa, 

tapi aku mau belajar untuk tidak melihat kepada diriku, melihat pada kelebihan or kelemahanku

aku mau melihat kepada Dia,

bergantung pada cinta-Nya. 



china, 30 nov 2004