Selamat Datang di Gloria Cyber Ministries -- Connecting Believers -- Updated Harian
 


Dibaca: 1756 kali







Aborsi? Siapa Takuttt …
Oleh: Grace Suryani


Guys, tinggal di China selama hampir 2 tahun membuat saya bisa melihat banyak hal yang tidak terlihat. Hal-hal yang tidak pernah ‘muncul’ di Koran, hal-hal yang tidak pernah terlintas di pikiran orang-orang luar ketika mereka bicara soal China. Di mata banyak orang, China itu Negara yang maju, kuat, ekonomi cerah, naga dari Timur yang sewaktu-waktu bisa menelan dominasi Negara-negara Barat. Budaya China yang katanya luar biasa, artis-artisnya yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng, film serialnya yang membombardir Indo, dan yang lain. Tapi di sini, saya melihat banyak hal kelam di balik semua gemerlap tentang China yang selama ini dibangga-banggakan oleh banyak orang. 

Saya baru pulang dari rumah sakit, menemani temen saya cek kesehatan. Kita pergi ke bagian Ginekolog *klinik khusus wanita*. Well saya pernah ke sana semester kemaren *yang itu loh guys, yg dokternya tanya saya berulang kali saya udah punya pacar belon. Waktu itu saya dikiranya aborsi di tempat illegal jadinya saya pendarahan. Diagnosa gila … waktu itu saya stress kok!!* En kalau semester lalu saya liat ada 1 orang buat janji aborsi di depan saya, semester ini lebih parah lagi. Karena listening saya udeh lebih bagus dari semester kemaren, saya jadi lebih ‘ngerti’ apa yang ‘terjadi’. 

Ada sepasang ce-co, asli guys, si co itu tampangnya jahanam sekali (saya ngga menemukan kata makian yang lebih sopan daripada Jahanam), sedangkan ce-nya keliatan takut. Ternyata mereka mau bikin janji buat aborsi. Oh no … en pas setelah konsultasi sama dokternya, si dokter bilang ya udeh digugurin pake obat. Si co langsung mengangguk-anggukan kepala dan bilang, “Iya pake obat aja”. Guys, kalau di Indo saya denger begitu, gue datengin itu co en gue tampar. Kurang ajar!! Ce-nya loh jelas-jelas ketakutan!! Habis itu dokternya suruh mereka tanda tangan, dan si ce minta yang co tanda tangan, itu aja co-nya masih nolak. Aduh guys ... saya emosi banget pas denger. Tapi apa daya guys, ABORSI ITU LEGAL di China. Setelah pasangan itu pergi, ada 2-3 orang wanita yang datang dan mau aborsi juga.

Pulang dari rumah sakit saya mau muntah rasanya. Inget percakapan2 di sana en saya masih inget tampangnya co jahanam itu! Saya ampe bilang ama Tuhan, “Tuhan gue ngga mau dateng ke tempat itu lagi!! NGGA MAU … lebih bae gue cek di Indo or di mana aja deh. Tapi gue ngga mau dateng ke situ lagi” Guys, itu ngga ubahnya tempat jagal. Cuman yang dijagal bukan sapi atau babi or kambing, tapi bayi … bayi …

Guys, pemerintah China memang menerapkan Program KB yang luar biasa ketat, 1 keluarga cuman boleh punya 1 anak. Tau guys gimana caranya mereka mengontrol tingkat kelahiran? Temen saya yang orang Chinese cerita, kalau kita sudah menikah setiap bulan ada pemeriksaan, kalau diperiksa en ternyata saya hamil, pemerintah akan kasih saya obat dan saya harus gugurin kandungan saya. Tidak ada jalan untuk nolak … sekalipun kandungan saya sudah besar, tetep harus digugurkan kalau sebelumnya saya sudah punya anak.

Temen saya itu 5 bersaudara, lah terus saya tanya, “kamu kok punya adik banyak gimana caranya?” Dia cerita, papanya harus nyogok supaya bisa punya anak lebih dari 1. En mau tau guys, berapa harga 1 anak yang supaya dia ngga usah digugurin? Lebih dari 10 juta. En itu cuman bisa terjadi kalau keluarga itu punya koneksi sama pejabat, kalau rakyat miskin, bye byee … Harus aborsi.

Kalau ngga mau ‘bayar’, si ibu harus ‘lari’ dari 1 kota ke kota laen, untuk menghindari pemeriksaan. En kemungkinan besar dia tidak bisa melahirkan di rumah sakit. Karena kalau melahirkan ke rumah sakit kan mesti dicek KTP-nya.

Di sini juga ada ‘iklan layanan masyarakat untuk mendukung Aborsi’. Ada versi kartunnya loh. *saya nontonnya wueeekk …*

Dunia ini memang sudah gila … bayangkan harus bayar lebih dari 10 juta untuk membuat bayi yang memang punya hak hidup tetap hidup.

Saya jadi rada sadar kenapa orang-orang Chinese itu ngga sopan dan ngga bisa menghargai orang lain dalam idup sehari-hari, karena di sini nyawa itu nyaris tidak berharga.

Guys, saya eneg nulis ini semua. Membayangkan ada jutaan bayi yang dibantai setiap tahunnya … tanpa ada rasa bersalah.

Dan dibalik ini semua, ada setan yang sedang tertawa …

Guys, kalau ada dari antara kalian yang terbeban, mari berdoa untuk bayi-bayi ini. Untuk ibu-ibu muda yang tidak tau apa yang mereka lakukan. Untuk co-co jahanam itu *well guys, sebenernya sih saya lebih pengen berdoa supaya Tuhan menghukum co-co jahanam itu seberat-beratnya, HABIS MEREKA BRENGSEK BGT SIHHH!!! : (( tapi guys, saya tau saya harus melihat di balik itu. Siapa yang sebenernya tertawa* Musuh kita bukan darah dan daging guys, tapi penguasa-penguasa di udara-udara, penghulu-penghulu dunia yang gelap ini.

Guys, dunia ini cepat atau lambat akan tertimpa cawan murka Allah. Dunia ini sedang beranjak menuju kehancuran. Karena manusia lupa akan Allah. Dan suatu Negara, tidak peduli semaju apa pun, semakmur apa pun, ekonominya sekuat apapun, akan hancur suatu waktu kalau Negara itu tidak punya takut akan Allah. Karena saya percaya pemerintahan di dunia ini, ada di tangan Allah. Dan bukan di tangan manusia.



dengan penuh airmata, kesedihan dan amarah …





China, 16 Oktober 2005