|
Cinderella Man This World Needs A Hero
Oleh: Grace Suryani
Guys,
saya baru aja selesai nonton Cinderella Man *basi banget yah*, kisah
nyata tentang seorang petinju bernama James Braddock. Duh guys, itu
film buagus banget. Tadinya saya mau nonton itu film gara-gara
seorang temen saya bilang,”Ce-ce harus nonton tuh. Istrinya Jim
Braddock-Mae, bener-bener istri yang keren banget.” Yah saya mau
nonton juga akhirnya, sekalipun sepanjang film, pas adegan bertinju
saya malah ngumpet di balik bantal. Heuehehe. Serem gila.
Bedarah-darah gitttuuu ... hhiii ...
But
itu film bagus sekali. En endingnya sanggaaattt mengharukan. Gue
ngga mau ceritain endingnya, nonton sendiri gih! Biar seru. Saya
terkesan banget sama tokoh Jim Braddock. Dia itu bener-bener Pria
sejati. Orang yang punya passion, punya impian, dan berjuang untuk
mewujudkan impiannya.
Setting dari cerita itu adalah Amerika di zaman Great Depression,
banyak orang miskin. Perekonomian yang tidak membaik. PHK
dimana-mana. *Sounds so familiar, huh?!* Yup ... seperti keadaan
Indonesia
. Saya secara pribadi masih menaruh pengharapan besar pada bangsa
Indonesia
. Kalau kalian tau sejarah China guys, China yang sekarang keliatan
begitu ‘waow’, ‘wah’, ‘hebat’ itu pernah terpuruk selama
ratusan tahun *baca guys RATUSAN TAHUN*, di dalam masa kegelapan.
Setiap bangsa pernah menghadapi masa sulit. Orang-orang yang
sekarang membangga-banggakan
China
, sebenernya banyak yang tidak tau, apa yang terjadi dengan
China
30 tahun yang lalu.
China
100 tahun yang lalu ... Kalau mereka hanya melihat sisi wah dari
China
dan tidak mempedulikan sisi gelap dari
China
.
Kalau
sebuah Negara Komunis yang tidak percaya akan Tuhan, bisa bangkit
dalam 30 tahun, apalagi
Indonesia
?? Saya percaya Indonesia akan bangkit, kalau Tuhan berkenan saya
mungkin bisa mencicipi masa kejayaan Indonesia, tapi kalau pun
tidak, saya percaya anak cucu saya kelak akan bisa menikmatinya.
Dasar saya percaya bukan pada kekuatan kita orang-orang Indo, bukan
pada kuat gagah kita, pada kepintaran kita, tapi saya percaya pada
Kasih Karunia Allah. Saya percaya Allah mengasihi
Indonesia
. Dan itu bukti yang lebih dari cukup untuk tetap percaya pada
Indonesia
.
Dan
guys, saat ini
Indonesia
membutuhkan banyak pahlawan. Butuh banyak ‘Jim Braddock’.
Sebenernya ngga cuman
Indonesia
, tapi seluruh dunia ... butuh pahlawan. Pahlawan apa??
Pahlawan-pahlawan Allah. God’s Hero.
Orang-orang
yang berani meninggalkan zona kenyamanan mereka demi memenuhi
panggilan Allah di bidang mereka masing-masing. Orang-orang yang
berani mewujudkan impian yang Allah taruh di hati mereka
masing-masing, sekalipun itu berarti harus kehilangan apa yang
mereka sukai, bahkan harus ‘mati’. Orang-orang gagah perkasa
yang mencintai Allah dari apapun.
Dunia
ini butuh, orang-orang yang ketika nama mereka dibisikkan, seluruh
kerajan setan bergetar ketakutan. Orang-orang yang berani berdiri
melawan system dunia yang tidak benar. Orang-orang yang berani
melawan tipu muslihat iblis, yang berani meruntuhkan tembok-tembok
setan dan membebaskan para tawanan. Orang-orang yang kekuatannya
bukan pada kepintaran maupun kegagahan mereka, tetapi yang
kekuatannya diperoleh dari Allah pencipta langit dan bumi.
Kerajaan
Allah butuh orang-orang ‘berbahaya’, A man with ‘a wild
heart’.
Kerajaan
Allah tidak butuh orang-orang pengecut yang mendambakan hidup enak.
Kerajaan Allah tidak butuh ‘safe player’. Yang Kerajaan Allah
inginkan itu para Pria yang gagah perkasa, Pria yang kuat *bukan
otot yang kuat, tapi iman yang kuat untuk berani menyerahkan seluruh
hidupnya ke tangan Allah yang mengasihi dia*.
Upsss
... banyak co mulai mengeluh ... o o ... gue bukan orang seperti
itu. Well, gue tau gue harus begitu but ... u know ... ngga
segampang itu Grace. U know sekarang zaman susah, bisa dapet kerja
aja dah syukur. Teori emank begitu, tapi prateknya ...
susa
h.
Guys,
saya ngga bilang kalian sekarang harus seperti itu. Ngga. Saya mau
tantang kalian, apa kalian mau seperti itu?! Apa kalian mau?? Ngga
peduli sekarang kondisi kalian seperti apa ... mungkin sekarang
kalian type ‘safe player’ sejati, but apa kalian mau menjadi
Pahlawan Allah?? Apa kalian rindu punya hidup yang berarti ... bukan
cuman buat diri kalian, buat keluarga kalian, buat ce kalian, tapi
buat
Indonesia
, buat dunia, buat Kerajaan Surga!!
Guys,
trust me ... kalau kalian jadi orang yang membawa perubahan untuk
Indonesia
, untuk dunia ini, kalian akan punya hidup yang berarti buat
keluarga kalian. Anak-anak kalian kelak akan menatap kalian dengan
bangga. Istri kalian kelak akan berbisik, “Aku tau aku ngga salah
ketika aku mengambil keputusan mau menikah denganmu.”
Mungkin
kalian bertanya-tanya, gimana caranya??
Saya
akan kasih 1 contoh guys. Well, saat ini emank zaman sulit. Banyak
perusahaan mengalami kesulitan ekonomi. Salah satunya perusahaan
tempat Papa saya bekerja. Papa saya sempat berapa kali cerita bahwa
mereka kesulitan untuk bayar gaji karyawan, banyak pabrik yang
terpaksa ditutup, karyawan yang di-PHK. Bahkan beberapa hari ini,
Papa saya cerita, ngga duit untuk bayar gaji karyawan. Butuh uang
entah berapa M, tapi ngga ada duit ...
Di
saat yang sama, dd saya di Belanda kirim email. Uang tabungan di
Bank cuman cukup untuk biaya hidup sampai bulan Maret. Dan guys,
biaya hidup di Belanda itu mahalnya amit-amit, padahal dd saya udeh
kerja juga tapi yah tetep butuh duit untuk idup sehari-hari. untuk
makan, untuk transport. 2 minggu lagi saya balik ke
China
, en butuh duit juga buat bayar uang sekolah dan biaya hidup 1
semester. Dd saya yang paling kecil, akhir tahun ini mau masuk
kuliah juga ... masa yang sukar.
Papa
saya punya cukup banyak alasan untuk stress, untuk khawatir. Saya
ngga tau persis isi hati papa saya, tapi saya tau apa yang Papa saya
lakukan. Berdoa. Beriman dan TAAT.
Ketika
perusahaan sedang gonjang ganjing, Papa saya ngga pulang ke rumah
dengan tampang jutek dan ngomelin orang 1 rumah. Papa saya ngga
mengeluh soal rekan-rekan kerja yang mungkin sangat menjengkelkan.
Papa saya ngga nelpon dd saya yang di Belanda dan ngomel-ngomel,
“Kamu boros banget sih. Kok ngga bisa ngatur duit! Papa ngga akan
kirim duit, kamu cari kerja sendiri!”
Papa
saya berdoa. Papa saya cuman bilang, “Tuhan yang akan mencukupkan
uang sekolah buat kamu, Lisa dan Yahya.” Amen. Saya tau Tuhan yang
bayar uang sekolah saya, jadi kalau saya ngga belajar
sungguh-sungguh, saya tanggung jawab sama Tuhan.
Menghadapi
perusahaan yang sedang kesulitan, Papa saya berdoa. Dan ketika Tuhan
suruh Papa saya untuk bersyukur dan memberkati perusahaannya, Papa
saya beriman dan melakukan itu.
Sampai
saat ini kesulitan masih tetep ada. Perusahaan Papa saya masih dalam
kesulitan, dd2 saya dan saya masih tetep butuh duit sekolah, keadaan
belum berubah. Tapi saya tau di mata Tuhan, keadaan sudah berubah.
Ketika Papa saya menolak untuk menyerah terhadap tekanan, ketika
Papa saya memutuskan untuk berserah dan tidak mengomel, ketika Papa
saya memutuskan untuk taat kepada Tuhan dan bukan kepada manusia,
keadaan berubah di mata Tuhan.
Ketika
seorang Pahlawan berjuang untuk Tuhan, Tuhan yang bertanggung jawab
atas seluruh hidupnya dan keluarganya. Tuhan tidak pernah berhutang.
Guys,
jujur akhir-akhir ini sebenernya saya kecewa pada banyak co-co anak
Tuhan. Tidak punya passion. Tidak bertanggung jawab. Tidak bisa
menghargai ce. Tidak mau belajar. Tidak punya impian ... dan lusinan
keluhan lainnya. Kadang saya ngeluh, gimana Indo mau berubah kalau
kondisi anak Tuhan begini?!?! Sebagian besar type2 safe player,
cuman mikirin kepentingannya sendiri. Cita-cita terbesar lulus
kuliah, dapet kerja, dapet PH, kawin, punya anak, punya rumah, punya
mobil. Doa-nya cuman supaya dapet Pasangan Hidup, supaya kariernya
naek, supaya cepet dapet promosi.
Oh
guys ... saya harap kalian mengerti, Tuhan punya rencana lebih besar
daripada sekedar kasih kalian jabatan CEO selama 50 tahun or kasih
BMW seri terbaru. Kalian rugi besar kalau menukarkan rencana Tuhan
dengan rumah mewah seharga 5 M, or menukarkan iman kalian dengan
istri secantik Angelina Sondakh. Kalian rugi besar, guys!
Come
on, Guys!! Rise and Shine!! Saya memutuskan untuk berhenti mengeluh
tentang kondisi anak-anak Tuhan dan mulai berdoa buat kalian. Kalau
Tuhan pencipta langit dan bumi saja mengasihi dan percaya penuh sama
kalian, siapa kah saya sehingga saya berani mencela Pria-Pria sejati
pilihan Allah??
Angkat
kepala kalian, guys. Ngga peduli seperti apa kondisi kalian saat
ini, jangan liat diri kalian, liat ke mata Tuhan. Dia percaya penuh
pada kalian. Dia mengasihi kalian.
Guys,
saya mau tutup ini dengan berdoa buat kalian. Mungkin kita belum
pernah ketemu, tapi kalau kalian sampai baca tulisan ini sampe di
sini, saya percaya ini bukan kebetulan. Tuhan mau melakukan sesuatu
yang besar dalam hidup kalian.
Tuhan
Yesus, aku berdoa untuk anak-anak-Mu, Pria-pria sejati yang Tuhan
pilih dan Tuhan kasihi.
Para
pria yang untuk mereka, Engkau rela mati. Engkau yang tau kondisi
mereka satu persatu, hati mereka, pergumulan mereka, permasalahan
mereka. Oh Tuhan, bangkitkan mereka. Jadikan mereka man after
God’s own heart. Jadikan mereka, Pria Sejati kebanggaan-Mu.
Anak-anak yang tidak hanya Kau kasihi, tapi juga Kau banggakan.
Tuhan, buat mereka menjadi Pahlawan-pahlawan yang gagah perkasa.
Orang-orang yang membuat perbedaan di dunia ini. Pria-pria yang
membuat seluruh kerajaan setan bergetar ketakutan karena cinta
mereka kepada-Mu. Pria-pria sejati yang menemukan kepuasaan dan
kebanggaan hidup sebagai anak-anak Tuhan.
Jadikan
mereka berkat dimanapun mereka berada. Taruh impian-impian yang
besar di dalam hati mereka. Buat mereka bersinar di sekolah mereka,
di kantor mereka, di keluarga mereka. Bantu mereka untuk tetap taat
dan berpegang teguh kepada firman-Mu seberat apapun permasalahan
yang mereka hadapi.
Jangan
biarkan mereka menyimpang ke kanan atau ke kiri. Jadikan mereka
setia sampai akhir. Buat mereka mengerti akan cinta-Mu. Beri mereka
kebijaksanaan untuk memilih.
Tuhan,
aku percaya Kau sudah sediakan pendamping hidup untuk mereka, ajar
mereka sabar sampai Engkau sendiri yang membawa perempuan yang Kau
pilih masuk ke dalam hidup mereka. Jauhkan mereka dari godaan-godaan
perempuan jalang. Bentengi mereka dari dosa-dosa sexual yang ingin
menghancurkan idup mereka. Buat mereka peka terhadap tuntunan-Mu.
Aku
percaya, Tuhan. mereka akan jadi Pahlawan-pahlawan gagah perkasa
yang akan berperang bersama-sama dengan-Mu. Yang akan meruntuhkan
tembok-tembok musuh, membawa pulang rampasan-rampasan perang.
Di
dalam nama Tuhan Yesus yang mati untuk kami, aku menyerahkan
kehidupan semua para Pria sejati Pahlawan Allah yang gagah perkasa
ke dalam tangan-Mu. Kau yang sudah memilih mereka, Kau sendiri yang
akan menolong mereka, mengajar mereka, melindungi mereka, memberkati
mereka, menyertai mereka sampai Maranatha, Tuhan Yesus datang untuk
kedua kalinya. Amen.
Jakarta
, 4 Februari 2006
Dedikasikan
untuk seorang pria,
aku
tidak tau mengapa, dan mengapa harus ‘kamu’!!
but
every time I remember u, I always pray for u.
Kiranya
Allah sendiri berjalan di depanmu
dan
membuat segala yang kau lakukan berhasil.
|