Selamat Datang di Gloria Cyber Ministries -- Connecting Believers -- Updated Harian
 


Dibaca: 1088 kali
Rp 40.000,-
Buku ini berkisah tentang pengalaman Grace suryani selama studi di Cina. Ia studi bahasa Mandarin di sana. 

Selama di sana, Grace mengalami banyak hal, suka-duka datang silih berganti. Permasalahan terjadi ketika dia harus mengalami masa-masa penyesuaian dengan teman, sekolah, ataupun gaya hidup di sana. 

Persoalan demi persoalan menyertainya selama studi untuk membuat-Nya semakin mengenal Tuhan dan rencana-Nya. Tuhan banyak membentuk wataknya melalu teman, peristiwa, dan apa pun yang bersentuhan dengannya setiap hari.







Ngga Level
Oleh: Grace Suryani


Siang itu, ada 1 murid kelas 3 yang mau ujian nyodorin draft percakapan untuk ujian praktek. Saya baca sekilas. Ngga ada grammar yang salah, ngga ada kalimat yang salah tulis. Semuanya oke. Trus dia tanya," Gimana laoshi, boleh ngga?"

"Ngga ada yang salah sih. Tapi buat level kamu, sayang kalau kamu cuman bikin yang seperti ini.", itu komentar saya.

Kenapa saya bilang seperti itu? Karena saya tau anak ini cerdas, bahasa mandarinnya bagus pisan. Saya tau dia bisa bikin yang jauuuhhh lebih bagus dari ini. karena itu saya ngga puas dia cuman masuk kategori standart. Saya mau dia bikin yang lebih bagus. Ngga level buat dia untuk bikin yang sesederhana ini.

Saya melupakan percakapan saya dengan dia, sampai tiba-tiba saya inget. Jangan-jangan, ini yang Tuhan mau dari kehidupan saya. :o

Ketika saya ngeluh, Tuhan kenapa kok hidup saya sekarang jadi seperti ini!?!?!? Kok kayaknya yang lain lebih enak, lebih gampang, lebih mudah. Kok gue kepentok sana sini?!?! Saya tadinya sempet mikir, jangan-jangan Tuhan marah sama saya, atau udeh ngga sayang lagi. Huh u hu huuuu …

But pikiran saya tiba-tiba terbuka. *Clingggg* Jangan-jangannn … Tuhan kasih pekerjaan ini dengan anak-anak yang luar biasa sekali, beban pekerjaan yang alamaakk, coz Tuhan pengen bilang, "Aku tau kamu bisa kerjakan ini. Aku sudah kasih kamu kemampuan untuk mengerjakan ini."

Ketika saya menyodorkan hidup yang lebih ‘mudah’, jangan-jangan Tuhan bilang, "Ngga ada yang salah dengan ini. tapi buat level kamu, Aku mau kamu kerjakan yang lebih." :o

Guys, mestinya kita bangga ketika tekanan hidup kita meningkat. :p Mestinya kita bersyukur ketika hidup kita makin sulit. Coz itu tandanya, Tuhan sedang memperbesar kapasitas kita! Tuhan sedang melakukan rencana-ren cana yang besar. Tuhan anggep kita udeh ‘ngga level’ dengan kehidupan yang biasa-biasa aja. Tuhan anggap masalah-masalah yang ‘kecil’, ngga level untuk kita, coz Tuhan mau bawa kita tinggi dan tinggiiiiii …

Beberapa waktu yang lalu, saya sempet mengadakan trial and error dengan kasih 1 games di beberapa kelas. Games sih sederhana, permainan menyampaikan pesan, en sengaja saya kasih pesan yang panjang. Pas pertama kali mereka denger, mereka semua ngeluh, "Laoshi panjanggg amaattt!!", saya ketawa aje. Hehehe. Biasa tertawa di atas ‘penderitaan’ murid. Hihihi. Kenape saya ketawa, soalnya saya tau sebenernya mereka bisa. Cuman mereka NGGA TAU kalau mereka bisa. Hehehe.

Tuhan juga sama. Saya rasa bahkan Tuhan jauh lebih murah hati drpd guru-guru yang suka kasih ulangan keluar dari kisi-kisi. :p Ketika ada suatu masalah datang, Tuhan sudah menyediakan semua yang kita perlukan untuk menanggungnya.

So, jangan stress ya ketika menghadapi masalah *hiks … ini benernya gue tulis buat diri gue sendiri!!* en bersyukur. Bersyukur ketika hidup terasa menghimpit coz itu artinya, WOW … Tuhan sedang memperbesar kapasitasmu.

Jakarta, 12 April 2008