• PDF

Padang Gurun Kehidupan

Penilaian Pengunjung: / 3
TerjelekTerbaik 
  • Sabtu, 02 Mei 2009 09:40
  • Ditulis oleh Sunanto
  • Sudah dibaca: 1569 kali
Tuhan memakai Musa untuk melepaskan bangsa Israel dari perbudakan di Mesir dan menuntun mereka untuk pergi ke tanah perjanjian yang berlimpah susu dan madunya. Tetapi sebelum mereka masuk ke tanah perjanjian terlebih dahulu harus melewati daerah padang gurun. Tuhan tidak membawa mereka langsung masuk ke tanah perjanjian sebab bangsa Israel belum siap untuk menerima tanah perjanjian tersebut. Bangsa Israel harus diuji dulu di padang gurun agar mereka siap menerima tanah perjanjian. Padang gurun dimaksudkan untuk mengeluarkan Mesir (dunia) dari diri bangsa Israel. Bangsa Israel secara fisik memang sudah keluar dari Mesir namun Mesir belum keluar dari dalam diri mereka. Ini terbukti ketika mengalami penderitaan di padang gurun mereka ingin kembali ke Mesir.

Perjalanan bangsa Israel dari Mesir menuju tanah perjanjian merupakan lambang perjalanan rohani kita. Mesir melambangkan kehidupan lama (dunia ) sedangkan tanah perjanjian melambangkan janji Tuhan tentang hidup yang berkelimpahan dan berkemenangan. Sama seperti bangsa Israel, kitapun harus mengalami pengujian dengan mengalami masa di padang gurun sebelum menerima penggenapan janji Tuhan. Cara hidup, pola pikir dan persepsi yang lama (dunia) harus dibuang dan dirubah sesuai prinsip dan nilai dari kerajaan Allah agar kita dapat menerima penggenapan janji Tuhan. Tuhan akan mengijinkan krisis demi krisis untuk mengubah kita sebab hanya itulah satu-satunya cara agar kita bisa berubah. Padang gurun bukanlah suatu pilihan melainkan hal yang harus dijalani oleh setiap orang percaya yang ingin menggenapi janji Tuhan. Padang gurun dirancang untuk sukar sedemikian rupa dengan tujuan mematikan manusia lama kita. Setelah padang gurun kita akan mati terhadap dunia sehingga kehidupan sejati akan lahir.

Salah satu tantangan terbesar ketika melewati masa di padang gurun adalah keinginan untuk menyerah. Ketika krisis melanda hidup kita biasanya kita ingin menyerah dan kembali ke masa sebelum krisis itu terjadi. Di padang gurun biasanya kita akan mengalami perasaan frustasi, tertekan, kesepian dan kebosanan. Kadang kita juga merasa bimbang apakah kita bisa masuk ke tanah perjanjian dan menerima penggenapan janji Tuhan sebab kenyataan yang dihadapi sangat bertolak belakang dengan janji tersebut. Sejauh mata memandang hanya terlihat hamparan pasir gersang dan setiap hari hanya makan manna, sangat berlawanan dengan janji negeri yang berlimpah susu dan madunya. Kita harus memiliki sikap yang selalu bersyukur dan iman yang positif bila ingin tetap bertahan dalam pengujian di padang gurun. Kita perlu memegang erat-erat janji Tuhan saat menghadapi keadaan yang sukar. Sama seperti Yosua dan Kaleb kita harus bersikap positif dengan menganggap musuh (masalah) yang besar sebagai kesempatan untuk membuktikan kebesaran Tuhan. Pikiran kita perlu dijaga tetap positif dan selaras dengan Firman Tuhan. Ucapkanlah selalu kata-kata yang positif dan penuh iman sesuai janji Tuhan walaupun keadaan yang dihadapi berlawanan.

John Hagee mengatakan kesulitan merupakan alat yang dipakai Tuhan untuk mengeluarkan secara maksimal potensi dari dalam diri kita. Dalam setiap diri kita terdapat potensi besar yang masih tersembunyi dan potensi itu hanya akan dapat muncul secara maksimal melalui tekanan yang kita alami. Kesulitan adalah sebuah modal dan kandungan dari sebuah kehebatan. Buah zaitun tidak akan menjadi minyak dan buah anggur tidak akan menjadi minuman enak sebelum dihancurkan. Demikian hidup kita tidak akan menjadi indah dan berguna secara maksimal sebelum dihancurkan. 

Tujuan Tuhan mengijinkan padang gurun bukanlah agar kita menderita. Bapa kita tidak mempunyai keinginan untuk membuat anak-anakNya menderita. Tujuan Tuhan adalah agar kita dapat mengenalNya dengan intim dan mengalami kasihNya yang besar. Tuhan ingin kita bisa mengalami kasihNya yang tanpa syarat dan memakai kita untuk membagikan kasih itu kepada orang lain.
Jadi tetap bertahanlah dan jangan menyerah dalam kesulitan yang sedang anda hadapi.
Percayalah, pada akhirnya semuanya akan indah adanya dan satu hari nanti engkau akan melihat pelangi kasihNya memancar terang dari kehidupanmu.

Sunanto


Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
Rina  - PADANG GURUN ku   |120.162.42.xxx |21-09-2009 06:00:49
Puji Tuhan,
di tengah keletihan ku menjalani PADANG GURUN yang TUHAN buat bagi
ku, aku diantarkan TUHAN untuk menemukan dan membaca renungan yang ditulis oleh
Bpk. Sunanto ini.
Sungghuh menguatkan dan menyegarkan.
PUJI KEBAIKAN TUHAN
YESUS!
Kiranya PAk Sunanto berlimpah urapan TUHAN YESUS dalam pelayanan dan
kehidupan sehari2. AMEN!
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."