• PDF

Mata Air Yang Memancar Di Padang Gurun

Penilaian Pengunjung: / 1
TerjelekTerbaik 
  • Senin, 01 Juni 2009 11:49
  • Ditulis oleh Sunanto
  • Sudah dibaca: 1702 kali
Yesaya 41:18 “Aku akan membuat sungai-sungai memancar di atas bukit-bukit yang gundul, dan membuat mata-mata air membual di tengah dataran; Aku akan membuat padang gurun menjadi telaga dan memancarkan air dari tanah kering.”

Setiap orang Kristen yang ingin mengalami kehidupan yang intim dengan Allah harus mengalami sebuah pengalaman hidup yang dinamakan pengalaman di padang gurun. Padang gurun bukanlah sebuah pilihan melainkan jalan yang harus ditempuh bila kita ingin mengalami kehidupan yang berkemenangan dimana hadiratNya menyertai hidup kita. Mata air kehidupan itu memancar di padang gurun/tanah kering bukan di bukit yang hijau. Untuk sampai di tanah perjanjian, kita harus rela meninggalkan daerah kenyamanan dan mengalami pengalaman di padang gurun. Ini merupakan pola Allah bagi setiap orang yang ingin menggenapi janji tentang hidup yang berkelimpahan.

Padang gurun memang dirancang untuk sukar sedemikian rupa agar dapat mematikan manusia lama kita. Tuhan memiliki cara yang berbeda untuk memproses seseorang sehingga setiap orang memiliki bentuk pengalaman padang gurun yang berbeda. Daud dan Yusuf diproses secara berbeda oleh Tuhan meskipun pada akhirnya mereka berhasil menjadi seorang pemimpin yang diurapi oleh Allah. Daud diijinkan oleh Tuhan dikejar-kejar oleh Saul sebelum akhirnya ia dipromosikan menjadi raja. Yusuf harus melewati hari-hari suram di penjara sebelum dipromosikan menjadi pemimpin di Mesir.
Keduanya harus mengalami proses pembentukan melalui pengalaman di padang gurun sebelum mereka menggenapi janji Allah dalam hidup mereka.

Salah satu tujuan Tuhan mengijinkan pengalaman di padang gurun adalah untuk mengubah kepercayaan (pola pikir) kita yang lama. Sebelum diproses di padang gurun, kita semua cenderung meletakkan kebahagiaan kita pada dunia ini. Bangsa Israel diijinkan Tuhan melewati padang gurun sebab mereka masih memiliki pola pikir Mesir (duniawi) meskipun secara fisik mereka sudah keluar dari Mesir. Ini terbukti ketika mereka mengeluh karena hanya makan manna setiap hari di padang gurun sebab mereka teringat daging dan bawang yang mereka makan di Mesir. Tuhan harus mengijinkan sejumlah ketidaknyamanan menyentuh hidup kita agar kita menyadari bahwa hanya Dialah satu-satunya sumber mata air kehidupan yang dapat memuaskan kedahagaan jiwa kita.
Tuhan mengijinkan kita mengalami krisis keuangan agar kita menyadari bahwa uang bukanlah sumber kebahagiaan kita. Tuhan mengijinkan kita mengalami krisis hubungan agar kita menyadari bahwa hubungan dengan orang lain bukanlah sumber kebahagiaan kita. Penderitaan diijinkan bukan karena Tuhan ingin menyiksa kita tetapi justru karena Ia mengasihi dan ingin memberi yang terbaik untuk kita. Saya percaya bila anda mengerti kebenaran ini maka akan lebih mudah bagi anda untuk mengalami kemenangan dalam setiap padang gurun yang sedang anda hadapi.

Barangsiapa yang telah minum air yang berasal dari mata air kehidupan tidak akan pernah merasa haus lagi. Setelah kita mengalami indahnya minum air surgawi tersebut maka jiwa kita akan benar-benar mengalami kepuasan yang sejati. Tidak ada lagi hal di dunia ini yang lebih dapat memuaskan jiwa kita selain menikmati indahnya hidup dalam hadirat Tuhan. Kita akan merasa puas sekalipun tidak ada orang yang mengenal kita sehingga kita tidak akan lagi berusaha untuk mempromosikan diri sendiri. Hidup kita akan dipenuhi oleh kebahagiaan dan kebermaknaan.
Penghormatan dan penghinaan sama sekali tidak berarti apa-apa lagi bagi kita. Kita tidak akan merasa lebih bahagia ketika dihormati dan tidak akan merasa tersinggung saat dihina. Kita tidak akan lagi merasa takut dengan siapapun dan tidak ada orang yang dapat menyakiti diri kita. Kita akan berfokus untuk melakukan kehendak Allah, tanpa peduli apa kata orang dengan apa yang kita lakukan. Inilah sebuah tingkat kehidupan yang telah dijalani oleh Yesus Kristus, hidup yang dijalani oleh orang-orang yang telah mengalami pencerahan.

Saya percaya banyak diantara saudara yang saat ini sedang mengalami pengalaman di padang gurun. Janganlah putus asa sebab satu waktu mata air kehidupan pasti akan memancar keluar setelah proses di padang gurun itu telah selesai. Berharaplah satu hari nanti sukacita yang dari Tuhan akan melanda dan memenuhi hidupmu. Percayalah, Tuhan tidak pernah lalai menggenapi janjiNya bagi setiap orang yang mau berharap kepadaNya! Sunanto
Komentar-komentar
Tambah Baru Cari
Anna santoso   |182.6.101.xxx |30-12-2011 23:14:07
bagus sy dikuatkan...sbg pemimpin kecil yg sdg berada di pdg gurun...bkn ttg
keuangan...tp hubungan...dimana sy br sadar ternyata sy tdk memiliki tim...org2
yg bersama sy msh sibuk dg urusan mrk msg2... Blm mau byr harga...akhirnya sy br
sadar sy sendirian...dan hampir smua hal jd dipercayakan pd sy o/ pemimpin
sy...sy kerjakan sendiri. Tp Tuhan dahsyat beri sy suami yg selalu support
sy...tks God
Tulis komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Masukkan kode anti-spam yang terbaca pada gambar di atas!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
http://recit.csdps.qc.ca/spips/champagne... viagra free trial pack viagra cialis