Selamat Datang di Gloria Cyber Ministries -- Connecting Believers -- Updated Harian
 


MIHOKO SARAGIH: PROTES SUAMI DI KALA NATAL

GloriaNet
: Menjelang hari Natal, keluarga Bungaran Saragih, Menteri Pertanian, merasa waswas. Pasalnya bukan ancaman bom, tetapi karena banjir antaran Natal dan Tahun Baru.

"Tahun lalu antarannya banyak sekali, berat-berat, sehingga tidak bisa satu orang yang mengangkat. Padahal, di rumah cuma ada saya, anak kami Erina, dan satu pembantu," begitu keluh Ny Mihoko Saragih kepada Kompas ketika bertemu pada resepsi peringatan takhta Bunga Seruni di rumah Duta Besar Jepang, pekan lalu.

"Membuka bungkusannya juga repot, banyak lem, jarum, barangnya mahal-mahal tetapi kami tidak perlukan. Kami sudah coba mengirim ke tempat lain, tetapi mengirim barang mahal itu tidak gampang mencari siapa yang bisa menerimanya," lanjutnya.

Protes sudah diluncurkan kepada suaminya, tetapi sang suami juga tidak berdaya menghentikan datangnya antaran itu. "Saya diprotes istri saya. Saya katakan, saya setuju dengan dia, tetapi harus ada jalan yang baik supaya yang memberi tidak salah terima," kata Bungaran Saragih ketika dihubungi. Saragih tengah berada di Kebumen, Jawa Tengah, untuk memberikan bantuan benih padi kepada petani yang panennya gagal karena sawahnya terendam banjir.

"Sebetulnya lebih baik bila uang yang akan dipakai membeli antaran itu disumbangkan kepada mereka yang memerlukan. Banyak orang yang sedang susah kena bencana, atau bisa juga diberikan kepada panti asuhan," kata Ny Saragih. (GCM/*)