MENJADI GEREJA PEMBUAT MURID (BAGIAN 8)

grejabuatmuridMEMERDEKAKAN PERNIKAHAN

Dapatkah kita mengharapkan laki-laki bersikap sebagai suami-suami Kristen jika mereka tidak mengetahui siapa diri mereka di dalam Kristus atau artinya menjadi anak Allah? Bisakah kita megharapkan perempuan yang memiliki banyak masalah pribadi dan rohani yang belum diselesaikan bersikap sebagai istri-istri Kristen? Terus terang, nasihat saya kepada pasutri yang sedang bermasalah seringkali terdengar seperti ini: Lupakan pernikahan Anda; Dalam diri Anda begitu hancur sehingga dengan anjing Anda pun Anda mungkin tidak bisa akur saat ini. Tetapi jika Anda mau menyelesaikan masalah peibadi dan rohani Anda terlebih dahulu dan berdamai dengan Allah secara radikal, akan ada harapan besar bagi pernikahan Anda.

Langkah-langkah Memerdekakan Pernikahan Anda

… Setelah keduanya menyelesaikan masalah mereka masing-masing di hadapan Allah, mereka diminta untuk datang kembali bersama-sama dan saling bercerita kepada satu sama lain. Biasanya langkah ini mencakup beberapa pengakuan dan permohonan maaf kepada satu sama lain. Setelah itu barulah mereka melakukan langkah-langkah berikut:

  1. Menerapkan prioritas Allah dalam pernikahan
  2. Memutuskan siklus pelanggaran
  3. Menyeimbangkan hak dan tanggung jawab
  4. Menghancurkan belenggu seksual
  5. Melepaskan luka-luka lama
  6. Menyingkapkan penipuan-penipuan iblis
  7. Memperbarui pernikahan

 

SURAT IZIN MENIKAH: Izin bagi Pembelajar

Yang mestinya naik ke altar adalah mempelai yang bijaksana. Ia tahu apa artinya cinta. Cinta adalah kematian! Jika para pecinta tidak mengetahuinya, mereka akan menghadapi masalah. Tak pernah ada lagi jalan untuk kembali. Anda tidak bisa bahagia jika pihak lain tidak bahagia. Tak peduli siapa yang memenangkan perdebatan, Anda kalah. Selalu. Makin cepat Anda mengetahui hal ini, makin baik bagi Anda.

Cinta itu latihan kecewa. Anda membiarkan jendela terbuka pada saat Anda ingin menutupnya. Anda menonton acara televisi kesukaan orang lain. Anda mencium padahal sedang sakit kepala. Anda mengecilkan musik padahal Anda ingin menyetelnya keras-keras. Anda belajar sabar tanpa berkeluh kesah atau mendongkol.

Cinta adalah melakukan segala sesuatu untuk orang lain. Dalam pernikahan dua orang menjadi satu. Tetapi yang satu itu bukan Anda. Itu orang yang lainnya. Anda mencintai orang ini melebihi Anda mencintai diri Anda sendiri. Itu berarti Anda mencintai orang ini sebagaimana adanya. Kita seharusnya jujur bertanya apda diri sendiri, dorongan apakah yang membuat kita ingin merancang-ulang orang lain itu menjadi normal, seperti kita! Tetapi apakah itu berarti mencintai orang lain itu ataukah mencintai diri kita sendiri.

Cinta memunculkan yang terbaik dari diri sesesorang. Mereka bisa menjadi diri sendiri tanpa dibuat-buat. Orang yang tahu dirinya dicintai akan bersinar indah dan penuh pesona. Biarkan orang ini berbicara. Berikan jaminan bahwa setiap ide, saran, atau perasaan apa pun bisa diungkapkan dan akan dihargai. Biarkan orang lain itu sesekali menjadi bintang. Guarauan istri tidak harus dikalahkan. Jangan mengoreksi suami yang tengah bercerita. Kembangkan cara-cara berbicara yang baik. Hal yang bisa dan sesederhana meminta tolong, dan bukan dengan memerintah agar ia melakukan sesuatu.

Jangan jadi orang yang terlalu serius. Kehidupan pernikahan penuh dengan cermin pintar untuk melihat diri kita sendiri. Betapa keras kepala, betapa tidak dewasanya sebetulnya diri kita. Anda mungkin harus menunggu istri Anda sampai ia selesai, karena Anda tak pernah berbuat sesuatu untuk menolongnya.

Cinta itu aneh. Pertumbuhannya tidak tergantung pada apa yang dilakukan seseorang pada diri Anda, melainkan sebanding dengan apa yang Anda lakukan pada diri orang itu. Negeri ini dikerumini oleh orang-orang yang tidak pernah belajar tentang hal ini. Demikian pula sidang-sidang perceraian.

 

Disadur dari: Menjadi Gereja Pembuat Murid
Penulis: Neil T. Anderson
Penerbit: Yayasan Gloria-Katalis
Info Buku: Menjadi Gereja Pembuat Murid (untuk pembelian sistem membership), Menjadi Gereja Pembuat Murid (untuk pembelian umum)