Home
Halaman Depan
Profil
Tentang KAMBIUM
Pola
Pelayanan Amanat
Sejarah KAMBIUM
Pengurus KAMBIUM
Layanan KAMBIUM
Materi
Fitur Materi
Berakar dalam Kristus
Bertumbuh dalam Kristus
Berbuah dalam Kristus
Metode
Fitur Metode
Pertemuan KAMBIUM
Pengenalan
KAMBIUM
Penerapan KAMBIUM
Bahan
Download
Bacaan
Store
Interaktif
Test Online Karunia Roh
Kronologi
Keberadaan KAMBIUM diawali dari pertemuan yang dilaksanakan pada tanggal 12-14 Desember 2003 di Wisma Oplos Kaliurang, Yogyakarta, Indonesia. Pertemuan ini difasilitasi oleh Yayasan Gloria dan dihadiri oleh rekan-rekan yang terlibat melayani dari berbagai lembaga, persekutuan, dan gereja. Mereka yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah:
Catatan: Rekan-rekan tersebut terlibat atas nama pribadi bukan sebagai wakil lembaga, persekutuan, atau gereja masing-masing.
Pertemuan tersebut, yang dilanjutkan dengan pertemuan-pertemuan selanjutnya membahas antara lain mengenai:
Pertemuan-pertemuan tersebut memulai diskusi-diskusi yang menjadi awal dari
suatu gerakan pola pelayanan berdasarkan amanat agung, yang tidak pernah kami
bayangkan akan menjadi seperti bentuknya yang sekarang.
Selanjutnya, melalui proses yang cukup panjang dan dengan semakin banyaknya
anak-anak Tuhan yang terlibat dengan karunia-karunia yang luar biasa dari Allah,
bagian demi bagian mulai dikerjakan dan dikembangkan oleh pimpinan dan kasih
karunia Tuhan yang kami alami dan rasakan dengan kuat.
Selama satu tahun pertama, komunitas ini belum diberi nama, sehingga kami
menyebutnya sebagai Komunitas Pertumbuhan Rohani (KPR) saja. Baru pada
tahun 2004 komunitas ini dinamakan “KAMBIUM”, akronim dari
KomunitAs pertuMBuhan
Iman Untuk menjadi Murid
Kristus. Kambium dalam istilah biologi tumbuhan yang digunakan untuk menunjukkan
lingkar pertumbuhan sebuah pohon. Lingkar pertumbuhan pohon (kambium)
ini terus-menerus ditambahkan pada lingkar pertumbuhan yang terdahulu,
seumur hidup pohon tersebut. Serupa dengan itu, KAMBIUM diharapkan dapat
menjadi lingkar pertumbuhan rohani dasar dari seseorang, untuk kemudian
terus bertambah dan bertumbuh menjadi semakin serupa dengan Kristus (di
seluruh aspek kehidupan orang percaya), hingga mencapai dan dapat memberkati
semua bangsa (di seluruh dunia), demikian seumur hidupnya. Allah dimuliakan!
Tahun 2005 setelah melalui banyak doa, diskusi, uji coba, evaluasi dan revisi berulang kali akhirnya materi-materi KAMBIUM mulai dapat disajikan dalam bentuk buku cetakan. Pada tahun tersebut juga mulai diselenggarakan pelatihan pengajar (training for trainers) serta pendampingan untuk penerapan di beberapa gereja dan persekutuan.
KAMBIUM adalah milik Allah, dikerjakan oleh Allah dan hanya untuk kemuliaan Allah.
Kontributor
KAMBIUM hadir sebagai tanggapan terhadap kebutuhan akan adanya suatu komunitas yang saling mendorong dalam pertumbuhan dan pelayanan. Oleh karena itu, bahan-bahan penuntun KAMBIUM juga dihasilkan dalam kebersamaan komunitas. Melihat ke belakang, kami takjub pada pimpinan dan kasih karunia Tuhan yang telah mengantarkan KAMBIUM menjadi bentuknya yang sekarang. Kasih karunia Tuhan yang paling utama kami rasakan adalah melalui kehadiran dan kontribusi saudara-saudara seperjuangan terkasih, mulai sejak diskusi-diskusi awal, mencari pimpinan Tuhan, masa-masa embrio dan inkubasi, uji coba, evaluasi, revisi, uji coba lagi, evaluasi lagi, revisi lagi ... Mereka adalah ...
• Winfrid Prayogi
• Johan Setiawan
• Wahyuningtyas Dwi Astuti
• Sum Hadianto
• Silvia Wiguno
• Bayu Elang
• Trinamawati
• Inta Nugraheni
• Sudiman
• Kristiadona
• Rini Rahmatyani Zai
• Forida Gustiana Sitorus
• Kristina Triwidati
• Rachmiati Kusumaningrum
• Stella A. Tanasale
• Yakub Kristiawan
• Banu Suryo Tejo
• Brian Silvano
• Andi Winsend Pasaribu
• Ajeng Chrissaningrum
• Antonius Agung Yuwono
• Megawati
• Widiastuti
• Chris Wisnu Adji
• Widi Dharma Aryanta
• Kris Budi S. Halim
• Suryo Pancoro Nugroho
• Simon Iveson
• Tri Puji Lestari
• Sarah Ulina S.
• Retna Britani Aranda
• Imelda Toding Bua
• English Elizabeth
• Nova Siahaan
• Sehta Ginting
• Enny Soelistyawati
• Bobby Arizona Pinem
• Esther Rumata Hutapea
• Woro Tri Puspanti
• Peggy Laison
• Ika Ayu Trisnaningsih
• I G.A.D. Kurniasari
• Dewi Krisnaningtyas
• Sunandar
• Daniel
• Patar
• Widi Putro
• Emmanuel Kurniawan
• Tamaro Arif
• Christian Terkelin
• Maxdalena Wahyuningtyas
• Lingga Hapsoro Adhi
• Danang Mardyanto
• Agustina Kurniari Kusuma