Sejarah KAMBIUM

KRONOLOGI

headerimage.pngKeberadaan KAMBIUM diawali dari pertemuan yang dilaksanakan pada tanggal 12-14 Desember 2003 di Wisma Oplos Kaliurang, Yogyakarta, Indonesia. Pertemuan ini difasilitasi oleh Yayasan Gloria dan dihadiri oleh rekan-rekan yang terlibat melayani dari berbagai lembaga, persekutuan, dan gereja. Mereka yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah:

  • Winfrid Prayogi (Yayasan Gloria)
  • Johan Setiawan (Yayasan Gloria, GKKK Yogyakarta)
  • Wahyuningtyas Dwi Astuti (Yayasan Gloria)
  • Sum Hadianto (Para Navigator)
  • Bayu Elang (LPMI Yogyakarta)
  • Silvia Wiguno (GKKK Yogyakarta)
  • Inta Nugraheni (PMK Melisia Christy)
  • Sudiman (JOY Fellowship, Radio Petra)
  • Indawaty Yonathan (JOY Fellowship)
  • Kristiadona (Gloria Edukasindo)
  • Kristina Tri Widati (Gloria Edukasindo)
  • Yakub Kristiawan (Gloria Edukasindo)
  • I G.A.D. Kurniasari (Yayasan Gloria)
  • Dewi Krisnaningtyas (Yayasan Gloria)

Catatan: Rekan-rekan tersebut terlibat atas nama pribadi bukan sebagai wakil lembaga, persekutuan, atau gereja masing-masing.

Pertemuan tersebut, yang dilanjutkan dengan pertemuan-pertemuan selanjutnya membahas antara lain mengenai:

  • Kondisi dan kebutuhan pembinaan di gereja, persekutuan, dan lembaga pelayanan di Indonesia masa kini.
  • Kontribusi strategis lembaga pelayanan dalam menanggapi kondisi dan kebutuhan tersebut.
  • Gagasan dan rancangan untuk menyusun materi dan metode pembinaan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan, yang merupakan alternatif dari bentuk-bentuk lain yang sudah ada.
  • Studi dan diskusi prinsip-prinsip Alkitab, studi dan diskusi bentuk-bentuk pembelajaran yang sudah ada di Indonesia dan di dunia (yang belum masuk ke Indonesia), studi dan diskusi pemilihan topik-topik dasar (dan urutannya).
  • Pembagian tugas untuk menyusun bahan-bahan pengajaran.
  • Dan lain sebagainya.

Pertemuan-pertemuan tersebut memulai diskusi-diskusi yang menjadi awal dari suatu gerakan pola pelayanan berdasarkan amanat agung, yang tidak pernah kami bayangkan akan menjadi seperti bentuknya yang sekarang.

Selanjutnya, melalui proses yang cukup panjang dan dengan semakin banyaknya anak-anak Tuhan yang terlibat dengan karunia-karunia yang luar biasa dari Allah, bagian demi bagian mulai dikerjakan dan dikembangkan oleh pimpinan dan kasih karunia Tuhan yang kami alami dan rasakan dengan kuat.

Selama satu tahun pertama, komunitas ini belum diberi nama, sehingga kami menyebutnya sebagai Komunitas Pertumbuhan Rohani (KPR) saja. Baru pada tahun 2004 komunitas ini dinamakan "KAMBIUM", akronim dariKomunitAs pertuMBuhan Iman Untuk menjadi Murid Kristus. Kambium dalam istilah biologi tumbuhan yang digunakan untuk menunjukkan lingkar pertumbuhan sebuah pohon. Lingkar pertumbuhan pohon (kambium) ini terus-menerus ditambahkan pada lingkar pertumbuhan yang terdahulu, seumur hidup pohon tersebut. Serupa dengan itu, KAMBIUM diharapkan dapat menjadi lingkar pertumbuhan rohani dasar dari seseorang, untuk kemudian terus bertambah dan bertumbuh menjadi semakin serupa dengan Kristus (di seluruh aspek kehidupan orang percaya), hingga mencapai dan dapat memberkati semua bangsa (di seluruh dunia), demikian seumur hidupnya. Allah dimuliakan!

Tahun 2005 setelah melalui banyak doa, diskusi, uji coba, evaluasi dan revisi berulang kali akhirnya materi-materi KAMBIUM mulai dapat disajikan dalam bentuk buku cetakan. Pada tahun tersebut juga mulai diselenggarakan pelatihan pengajar (training for trainers) serta pendampingan untuk penerapan di beberapa gereja dan persekutuan.

KAMBIUM adalah milik Allah, dikerjakan oleh Allah dan hanya untuk kemuliaan Allah.

 

-REDAKSI-