Selamat Datang di Gloria Cyber Ministries -- Connecting Believers -- Updated Harian
 


KESAKSIAN

Apakah Anda terbeban untuk saling memberkati saudara seiman kita? 
Tulislah pengalaman rohani Anda untuk saling membangun dan memberkati.

Melalui rubrik kesaksian ini diharapkan saudara seiman kita yang membaca akan dapat semakin dikuatkan dan saling meneguhkan. 

Kirimkanlah kesaksian Anda ke kami untuk dimasukkan dalam web ini.

Klik sini untuk kirim kesaksian
---------------------------------------------------------------------

Kesaksian: Daniel A.D.S - EDP, Surabaya

Dari kecil saya sering mendapat pujian karena kepandaian yang saya miliki. Karenanya saya sering merasa sombong dan tinggi hati. Banyaknya prestasi yang saya capai menambah rasa sombong saya. Saya dari kecil sudah ke gereja dan setia datang ke hampir seluruh kegiatan di gereja yang bermacam-macam. Saya merasa bahwa sudah melayani dan apa yang saya dapat (kepandaian dan prestasi akademik) saya anggap sebagai upah saya.

Setelah lulus dari SMU saya melanjutkan kuliah di salah satu Perguruan Tinggi Negeri ternama di Surabaya, jurusan yang saya dapat termasuk jurusan favorit (meskipun tidak sesuai dengan keinginan saya). Dari sana saya mendapatkan banyak masalah mulai masalah biaya, keluarga dan saya sendiri semakin malas. Itu semua membuat saya gagal dalam studi. Saya merasa marah pada Tuhan (meskipun sejak pindah ke Surabaya saya sangat jarang ke gereja), saya mulai melemparkan sebagian kesalahan pada keluarga dan Tuhan. Saya keluar dari kuliah tahun 2000, mulai tahun tersebut saya makin jarang ke gereja. Saya tidak sadar pemeliharaan Tuhan pada saya. Ia menyediakan pekerjaan pada saya di tahun 2001, tapi saya keluar dari kerja di awal 2004. Setelah itu kehidupan saya semakin kacau, meskipun saya masih dapat hidup dengan cukup layak tapi semakin lama semakin ga karuan dalam segi financial.

Untunglah pertengahan tahun 2006 Tuhan memberi saya tamparan yang keras tapi juga lembut melalui masalah-masalah yang beruntun dan memberikan seseorang yang menyadarkan saya. Dari orang tersebut saya belajar untuk mulai dekat dengan Tuhan, dan Tuhan mulai mengingatkan kewajiban-kewajiban saya pada-Nya. Saya mulai menyediakan waktu untuk bersaat teduh dan ke gereja. Perpuluhan dalam materi dan waktu mulai saya jalankan dengan ketat. Dari situ saya merasakan banyak keajaiban. Meskipun saya memberi perpuluhan saya tidak pernah kekurangan namun malah semakin mendapat banyak berkat, selain itu saya sudah belajar untuk lebih sabar dan lebih rendah hati. Saya juga belajar mengucap syukur dalam berbagai hal. Itu sangat membantu saya untuk hidup dalam berbagai kondisi baik kekurangan dan berlebih.

Sekarang financial saya masih belum pulih sepenuhnya, namun saya tidak begitu ketakutan seperti sebelumnya. Saya percaya Tuhan sudah sediakan segalanya. Saya juga berterima kasih karena Tuhan mengijinkan masalah datang dan memperbaharui saya dalam segala hal. Terima kasih Tuhan Yesus atas pemeliharaan dan perlindungan yang kau berikan.

Maaf, jika tulisan saya tidak begitu bagus. Saya harap dapat membantu saudara yang lain.