Selamat Datang di Gloria Cyber Ministries -- Connecting Believers -- Updated Harian
 

Kolom Kita adalah Kolom Bersama Milik Kita Semua. Kolom ini sifatnya terbuka untuk semua netters. 

Kirimkanlah Artikel/tulisan Anda untuk Kami muat dalam page ini. 

Kirimkan ke gcm@glorianet.org dengan subject: kolom kita.

Ke Arsip Kolom Kita







Pencegahan Keriput Pada Wajah
Oleh: Pestaria Happy Kristiana


Suatu saat saya melihat sebuah iklan televisi yang mengutarakan tentang pencegahan keriput pada wajah dengan mengkonsumsi suatu obat. Saya cukup tertarik karena model iklan yang dipakai memang menunjukkan wajah tanpa keriput. Lalu saya mencoba datang ke apotik yang cukup terkenal di salah satu mall. Maksud hati ingin membeli, tidak ada salahnya melakukan pencegahan dini terhadap keriput. Pelayan apotik itu menghampiri saya dan menanyakan apa yang akan dibeli. Saya menyebut nama suatu produk, kemudian dia menunjukkan letak produk tersebut. Dengan sadar dan mata sedikit melotot, saya melihat harganya yang cukup mahal dan tak terjangkau kocek. Saya keluar dengan sedikit malu, dan memutuskan untuk tidak memakai produk tersebut. Jujur, mungkin jika ada uang saat itu pasti saya membelinya karena saya memang benar-benar tertarik.

Buku kehidupan mengajarkan kepada kita bahwa “Hati yang gembira membuat muka berseri-seri tetapi kepedihan hati mematahkan semangat”. Hati yang gembira atau suasana hati yang menyenangkan ternyata membawa pengaruh terhadap pencegahan keriput pada wajah. Beberapa ahli kecantikan mengatakan bahwa gerakan pada wajah secara teratur dianggap sebagai olah raga wajah. Dengan olah raga wajah yang teratur, keriput dapat dicegah lebih dini. Bagaimana kita mampu berolah raga secara teratur, dengan mengkondisikan hati kita gembira atau senang.

Situasi dunia saat ini, semakin mempercepat setiap orang keriput. Mulai sektor ekonomi, dengan naiknya harga sembako, BBM dan semua yang ada kaitannya dengan itu, semakin mempercepat proses keriput. Dengan kondisi demikian orang akan sukar untuk tertawa, merasa senang atau gembira. Bawaannya cemberut melulu. Jelas hal ini berpengaruh pada kondisi wajah. Sektor keamanan juga bisa membuat orang menjadi tidak bergembira. Seorang ibu yang baru saja melahirkan, harusnya bergembira, namun kegembiraan itu sirna seketika ketika mendengar kabar bahwa anaknya yang baru lahir hilang. Anehnya justru hilang di rumah sakit. Usut punya usut ternyata bayinya dijual oleh seorang bidan yang membantu persalinannya. Tempat yang dianggap aman justru menjadi ajang jual beli bayi. Masih banyak berita-berita kriminal, simak aja Bang Napi yang terus mengumandangkan ”Waspadalah...waspadalah.... kejahatan dapat terjadi karena ada kesempatan ...” jika seseorang sudah merasa tidak nyaman, takut tentunya sangat susah untuk bisa bergembira, kembali lagi pengaruhnya terhadap percepatan datangnya keriput pada wajah. Keadaan alam yang tiba-tiba dapat berubah dalam sekejap juga membuat orang susah untuk bergembira. Bisa dibayangkan orang-orang yang tertimpa Tsunami, gempa bumi dan sekarang lautan lumpur yang ada di Sidoarjo sangat sulit untuk bergembira. Jika diadakan survey, nggak perlu yang jauh-jauh di Sidoarjo aja... ada begitu banyak orang yang susah karena kehilangan tempat tinggal, berada pada situasi yang baru, tidur bersama-sama dalam tenda-tenda penampungan. Jika didatangkan pakar-pakar kecantikan, mungkin dengan obat apapun tidak akan dapat mencegah keriput pada wajah mereka. Pertanyaannya mungkinkah dalam situasi yang demikian kita masih mampu bergembira, karena hanya itulah satu-satunya obat yang gratis, tidak dijual dan ampuh untuk pencegahan keriput dini.

Saya mempunyai seorang teman yang kebetulan dia adalah seorang dokter umum yang menekuni bidang kecantikan. Baru-baru ini, dia membuka rumah kecantikan di Surabaya dengan modal yang cukup besar, kurang lebih 1 Milyar. Rumah itu dibangun untuk tempat para wanita yang menengah ke atas alias orang-orang yang berduit. Dalam rumah kecantikan itu ditawarkan berbagai perawatan untuk mempercantik diri. Mulai dari menghilangkan jerawat, menghilangkan flek hitam pada wajah, dan perawatan untuk mencegahan keriput. Saya bertemu dengan salah seorang ibu yang datang ke sana. "Perawatan apa bu?" kataku. Oh... dia menjawab dengan lantang, sedang perawatan untuk mencegah keriput. "Bagaimana caranya," kataku terus bertanya. Setiap bulan, saya melakukan suntikan vitamin C pada wajah, dan itu harus dilakukan kurang lebih 10x. Sekali suntik biayanya kurang lebih 300 ribu. Saya cuma bisa menggelengkan kepala. Kemudian ibu itu melanjutkan jawabannya. "Sekarang kalau keriput, suami bisa lari ke wanita lain," katanya. Oh... itu toh penyebabnya gumamku dalam hati. Ketakutan kehilangan suami yang ia cintai, membuat ia rela melakukan itu semua. Pertanyaannya mungkinkan itu semua menghasilkan sesuatu seperti yang diharapkannya?

Memang bukan hal yang mudah untuk mampu mengkondisikan hati kita tetap bergembira dalam keadaan susah, senang, kaya, miskin maupun aman. Bagaimana cara kita tetap bergembira dalam keadaan seperti itu? Ada beberapa hal yang perlu kita lakukan yaitu:

  1. Belajar untuk mensyukuri apa yang terjadi dalam hidup ini. Ini bukan perkara yang mudah, tapi bisa dilakukan.

  2. Belajar untuk tidak kuatir dan menyerahkan semua yang terjadi kepada Tuhan. Kepercayaan yang besar kepada Sang Pencipta memampukan kita untuk berserah penuh. Karena semua yang terjadi dalam hidup kita ada dalam rencana-Nya dan semua rencana-Nya adalah baik bagi mereka yang percaya.

  3. Ubahlah pola pikir kita atau bahasa sekarang ”Change Your Mindset”. Pikiran-pikiran yang negatif sangat besar pengaruhnya pada jiwa kita. Pikiran yang negatif menguras energi kita lebih dari 50%. Oleh sebab itu, ubahlah pola pikir kita sesegera mungkin. Apa yang baik, apa yang sedap didengar, apa yang disebut kebajikan pikirkanlah semuanya itu.

Tidak salah kita datang ke pakar kecantikan, tidak salah kita melakukan pencegahan keriput dengan mengkonsumsi suatu produk atau menyuntikkan vitamin pada wajah. Tetapi semuanya itu menjadi sia-sia jika dari dalam diri kita tidak ada sukacita atau kegembiraan. Semuanya tergantung dari apa yang ada dalam diri kita atau ”inner beauty”. Mulai sekarang cobalah untuk mensyukuri apapun yang sudah diberikan kepada kita. Pagi-pagi awali dengan menghadap Sang Khalik untuk berterima kasih buat semua yang diberikan. Pernahkah kita berterima kasih masih bisa bangun pagi, bernafas, melihat orang-orang yang kita cintai? Terkadang hal itu terlewatkan begitu saja dalam kehidupan kita. Ingat hidup mati seseorang, hanya Tuhan yang tahu... so bersyukurlah buat segalanya.

Masalah boleh datang, mungkin terasa berat, bahkan terkadang tercetus dalam perkataan kita ”aku sudah tidak mampu”. Atau bahkan terbersit dalam pikiran kita keinginan-keinginan untuk mengakhiri hidup. Saya tidak menyalahkan, karena terkadang pikiran yang suntuk, buntu memungkinkan terjadi pikiran-pikiran yang nggak benar. Tidak ada masalah yang terlalu besar bagi Tuhan, sehingga kita enggan untuk menghampirinya. Dan tidak ada masalah yang terlalu kecil, sehingga kita malu untuk mengutarakannya. Serahkanlah segala yang menjadi kekuatiran kita, pergumulan atau beban berat pada Tuhan. Dia sanggup menyelesaikan semuanya. Tidak ada persoalan yang tidak ada jalan keluar. Saat kita menoleh ke kanan terlihat jalan buntu, ke kiri juga jalan buntu, ke belakang juga ditemui jalan buntu, jangan putus asa. Tengoklah ke atas akan selalu ada jalan.

Tidak dapat dipungkiri bahwa penyakit erat kaitannya dengan bagaimana cara kita berpikir. Jika kita berpikir salah bisa kena penyakit jantung, darah tinggi, atau apalah.... buanyak banget. Untuk itu mulai sekarang belajar untuk berpikir positif. Ada banyak buku-buku yang mengutarakan kekuatan berpikir positif. Seberapa besar pengaruh suatu masalah dalam diri kita, tergantung pada bagaimana cara kita berpikir.

Dijamin 100%, keriput dapat dicegah lebih dini jika hati kita bergembira. Karena hati yang gembira membuat muka berseri-seri. Tunggu apa lagi..... jangan keluarkan biaya yang mahal kalau ada yang gratis dan mujarab!!!!!