|
Takut?
Oleh: Febe Kurniasari
Seperti biasanya menjelang, saat, dan sesudah hari perayaan hari besar agama tiba khususnya (lebaran dan
Natal), pengamanan di setiap wilayah provinsi diperketat. Polisi berpatroli di
mana-mana, terutama di tempat-tempat umum seperti: masjid, mal,
supermarket. Hal ini dimaksudkan agar pelaksanaan ibadah dan perayaan hari raya dapat berjalan dengan
lancar, tanpa ada gangguan keamanan berupa: bom, kerusuhan,
perampokan, pencurian, dan berbagai bentuk tindak kejahatan lain yang dapat mengganggu keamanan.
Namun meski begitu usaha untuk menjaga keamanan wilayah yang dilakukan oleh para aparat keamanan tetap saja tidak dapat menjamin keamanan
sepenuhnya. Buktinya masih banyak tindak kejahatan yang terjadi yang membahayakan keselamatan banyak orang
Hal inilah yang menyebabkan banyak orang kristen khususnya, yang merasa enggan untuk beribadah dan berergian pada saat hari besar Natal dan Paskah karena takut jika tiba-tiba di tengah pelaksanaan ibadah bom akan
meledak, cemas kalau berpergian rumahnya kemalingan, dan dirinya
dirampok, ditodong, dicopet, dijambret.
Jika kita sungguh percaya bahwa Allah yang kita sembah itu maha tahu akan segala sesuatu yang
terjadi, penuh dengan kuasa, sehingga Ia mampu untuk "melindungi" kita dari segala yang jahat dan Ia sungguh hidup dalam setiap hati orang-orang yang beriman
akan Dia, "Mengapa kita harus takut?"
|