Wanita
yang mengalami pendarahan dua belas tahun begitu menderita karena
penyakitnya bahkan keadaannya bertambah buruk meskipun
berulang-ulang diobati oleh banyak tabib. Namun seketika semua
penderitaanya hilang ketika wanita ini bertemu dengan Yesus sang
Penyembuh yang ajaib, dan tidak hanya mengalami kesembuhan namun
wanita ini mengalami pemulihan total dalam keseluruhan aspek
hidupnya. Sejak saat bertemu Yesus hidupnya sungguh-sungguh
dipulihkan.
Sudah beberapa tahun ini bilamana pembantu minta
pulang, kami selalu meminta tolong seseorang untuk membantu kami
khususnya menggosokan pakaian setiap hari. Namun saya baru tahun
setelah sekian tahun ibu ini membantu dirumah, ternyata dia sudah
lama menderita sakit yang cukup aneh karena setiap diperiksakan,
dokter tidak dapat menemukan apa penyakitnya, dan dokter hanya
menyarankan supaya cukup beristirahat. Melihat dari anehnya penyakit
yang dia alami, ibu ini akhirnya menyadari bahwa ada orang yang
melakukan guna-guna untuk menyerangnya. Sebaliknya setiap kali pergi
berobat ke dukun atau ahli agama maka penyakitnya akan segera hilang
namun semua hanya sementara saja, penyakit akan datang lagi bilamana
ibu ini cukup lama tidak kembali ke dukun/ahli agama tersebut.
Penyakit yang dirasakan tidak hanya membuat dia sangat menderita
bukan saja rasa sakit yang luar biasa namun namun juga karena dia
seperti orang yang hilang ingatan dan sering tidak sadar diri untuk
waktu cukup lama. Disamping itu tidak sedikit uang yang harus
dikeluarkan tiap kali harus kembali ke ahli agama untuk
“mengobatinya”.
Dia hampir putus asa setiap kali serangan itu
datang menimpanya. Hingga satu hari dia cerita kepada saya bahwa
baru saja malamnya dia habis “kena serangan” lagi, lalu saya
ajak dia berdoa bersama-sama mohon kesembuhan dari Tuhan (dan dia
sangat senang ketika saya ajak berdoa ketika itu). Sementara berdoa
dia merasa ada sesuatu yang keluar dari kepalanya, tubuhnya
tiba-tiba terasa begitu enteng dan kontan suaranya yang parau
mendadak hilang dan kembali normal. Pagi itu dia sungguh bersyukur
mengalami mujizat yang tidak pernah dialami sebelumnya, kesembuhan
begitu mudah saja didapatkannya “hanya dengan berdoa” tanpa
harus mengeluarkan biaya untuk air minuman atau benda-benda lain
yang harus dia pakai sebagai penangkal serangan.
Saya mulai ingatkan jangan pernah lagi ke dukun
atau ahli agama untuk minta kesembuhan, cukup berdoa saja kepada
Tuhan Yesus seperti yang sudah saya ajarkan hanya dengan bahasa yang
sangat sederhana. Lalu pelan-pelan hampir tiap minggu bila saya
bertemu, saya mulai ceritakan siapa itu Yesus sebagai penyembuh
namun Dia juga Bapa yang mengasihi setiap anak-anaknya. Dan yang
mengagetkan saya ternyata ibu ini tidak pernah tahu sebelumnya siapa
itu Yesus, yang selama ini saya cuma berpikir hanya mereka yang ada
dipedalaman hutan saja, namun ternyata orang disekitar saya yang
notabene tinggal di
kota
Jakarta
masih ada yang belum mengenal siapa Yesus Tuhan.
Sekian bulan ibu ini hidup tenang dan aman
karena tidak pernah lagi “diserang” atau tepatnya serangan
guna-guna tidak dapat menimpa dia sejak minta Roh kudus untuk
memimpin hidupnya. Namun hingga satu kali ibu ini lalai dan pernah
kembali mengunjungi sang ahli agama dikampungnya. Sejak itu
keadaannya bertambah parah, dan serangan yang terjadi semakin sering
saja. Seperti wanita yang 12 tahun menderita pendarahan mengalami
keadaan yang makin memburuk hingga akhirnya dipulihkan setelah
bertemu Yesus, ibu tukang gosok di rumah kami ini tidak akan pernah
mengalami kesembuhan total (sorry to say this…) sampai
sungguh-sungguh mengambil keputusan tidak hanya menerima Yesus namun
mengikut Yesus seumur hidupnya. Doa saya selalu kiranya Roh kudus
memberi dia kemampuan untuk mengambil keputusan bertobat dan memberi
dirinya dibaptis.
Seperti ibu ini membutuhkan Yesus untuk
melepaskannya dari ikatan kuasa gelap, kita pun membutuhkan Yesus
bukan hanya sebagai pemberi berkat tapi semata-mata karena Yesus
sumber dari segala yang kita perlukan, dan yang terutama karena
kasihNya yang besar yang sudah mati bagi keselamatan manusia. Saya
sungguh-sungguh mohon belas kasihan Tuhan untuk menjamah ibu ini.
Saya tahu Dia mudah saja menyembuhkan ibu ini, namun seperti wanita
pendarahan 12 tahun “mengejar dan menjamah” jubah Yesus, Tuhan
pun menanti ibu ini mau datang dan menyerahkan hidupNya hanya bagi
Yesus. Melakukan penyerahan diri dengan sungguh-sungguh dan
mengandalkan Yesus saja sebagai satu-satunya sumber kesembuhan
dan juga kehidupan. Saya percaya waktunya akan segera tiba ibu ini
mengalami pemulihan tidak hanya bagi dirinya tetapi bagi keluarganya
dan bahkan bagi banyak orang yang menyaksikan penderitaannya hingga
melihat hidupnya dipulihkan. Maju terus dalam Tuhan.
5:25
Adalah di situ seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya
menderita pendarahan.
5:26 Ia
telah berulang-ulang diobati oleh berbagai tabib, sehingga telah
dihabiskannya semua yang ada padanya, namun sama sekali tidak ada
faedahnya malah sebaliknya keadaannya makin memburuk.
5:27
Dia sudah mendengar berita-berita tentang Yesus, maka di
tengah-tengah orang banyak itu ia mendekati Yesus dari belakang dan
menjamah jubah-Nya.
5:28 Sebab
katanya: "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh."
5:29
Seketika itu juga berhentilah pendarahannya dan ia merasa, bahwa
badannya sudah sembuh dari penyakitnya. (Markus 5:25)
5:33
Perempuan itu, yang menjadi takut dan gemetar ketika mengetahui apa
yang telah terjadi atas dirinya, tampil dan tersungkur di depan
Yesus dan dengan tulus memberitahukan segala sesuatu kepada-Nya.
5:34 Maka
kata-Nya kepada perempuan itu: "Hai
anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah
dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!"