Selamat Datang di Gloria Cyber Ministries -- Connecting Believers -- Updated Harian
 

Kolom Kita adalah Kolom Bersama Milik Kita Semua. Kolom ini sifatnya terbuka untuk semua netters. 

Kirimkanlah Artikel/tulisan Anda untuk Kami muat dalam page ini. 

Kirimkan ke gcm@glorianet.org dengan subject: kolom kita.

Ke Arsip Kolom Kita







Dipulihkan
Oleh: Suvera Virgolin


Wanita yang mengalami pendarahan dua belas tahun begitu menderita karena penyakitnya bahkan keadaannya bertambah buruk meskipun berulang-ulang diobati oleh banyak tabib. Namun seketika semua penderitaanya hilang ketika wanita ini bertemu dengan Yesus sang Penyembuh yang ajaib, dan tidak hanya mengalami kesembuhan namun wanita ini mengalami pemulihan total dalam keseluruhan aspek hidupnya. Sejak saat bertemu Yesus hidupnya sungguh-sungguh dipulihkan.

Sudah beberapa tahun ini bilamana pembantu minta pulang, kami selalu meminta tolong seseorang untuk membantu kami khususnya menggosokan pakaian setiap hari. Namun saya baru tahun setelah sekian tahun ibu ini membantu dirumah, ternyata dia sudah lama menderita sakit yang cukup aneh karena setiap diperiksakan, dokter tidak dapat menemukan apa penyakitnya, dan dokter hanya menyarankan supaya cukup beristirahat. Melihat dari anehnya penyakit yang dia alami, ibu ini akhirnya menyadari bahwa ada orang yang melakukan guna-guna untuk menyerangnya. Sebaliknya setiap kali pergi berobat ke dukun atau ahli agama maka penyakitnya akan segera hilang namun semua hanya sementara saja, penyakit akan datang lagi bilamana ibu ini cukup lama tidak kembali ke dukun/ahli agama tersebut. Penyakit yang dirasakan tidak hanya membuat dia sangat menderita bukan saja rasa sakit yang luar biasa namun namun juga karena dia seperti orang yang hilang ingatan dan sering tidak sadar diri untuk waktu cukup lama. Disamping itu tidak sedikit uang yang harus dikeluarkan tiap kali harus kembali ke ahli agama untuk “mengobatinya”.

Dia hampir putus asa setiap kali serangan itu datang menimpanya. Hingga satu hari dia cerita kepada saya bahwa baru saja malamnya dia habis “kena serangan” lagi, lalu saya ajak dia berdoa bersama-sama mohon kesembuhan dari Tuhan (dan dia sangat senang ketika saya ajak berdoa ketika itu). Sementara berdoa dia merasa ada sesuatu yang keluar dari kepalanya, tubuhnya tiba-tiba terasa begitu enteng dan kontan suaranya yang parau mendadak hilang dan kembali normal. Pagi itu dia sungguh bersyukur mengalami mujizat yang tidak pernah dialami sebelumnya, kesembuhan begitu mudah saja didapatkannya “hanya dengan berdoa” tanpa harus mengeluarkan biaya untuk air minuman atau benda-benda lain yang harus dia pakai sebagai penangkal serangan.

Saya mulai ingatkan jangan pernah lagi ke dukun atau ahli agama untuk minta kesembuhan, cukup berdoa saja kepada Tuhan Yesus seperti yang sudah saya ajarkan hanya dengan bahasa yang sangat sederhana. Lalu pelan-pelan hampir tiap minggu bila saya bertemu, saya mulai ceritakan siapa itu Yesus sebagai penyembuh namun Dia juga Bapa yang mengasihi setiap anak-anaknya. Dan yang mengagetkan saya ternyata ibu ini tidak pernah tahu sebelumnya siapa itu Yesus, yang selama ini saya cuma berpikir hanya mereka yang ada dipedalaman hutan saja, namun ternyata orang disekitar saya yang notabene tinggal di kota Jakarta masih ada yang belum mengenal siapa Yesus Tuhan.

Sekian bulan ibu ini hidup tenang dan aman karena tidak pernah lagi “diserang” atau tepatnya serangan guna-guna tidak dapat menimpa dia sejak minta Roh kudus untuk memimpin hidupnya. Namun hingga satu kali ibu ini lalai dan pernah kembali mengunjungi sang ahli agama dikampungnya. Sejak itu keadaannya bertambah parah, dan serangan yang terjadi semakin sering saja. Seperti wanita yang 12 tahun menderita pendarahan mengalami keadaan yang makin memburuk hingga akhirnya dipulihkan setelah bertemu Yesus, ibu tukang gosok di rumah kami ini tidak akan pernah mengalami kesembuhan total (sorry to say this…) sampai sungguh-sungguh mengambil keputusan tidak hanya menerima Yesus namun mengikut Yesus seumur hidupnya. Doa saya selalu kiranya Roh kudus memberi dia kemampuan untuk mengambil keputusan bertobat dan memberi dirinya dibaptis.

Seperti ibu ini membutuhkan Yesus untuk melepaskannya dari ikatan kuasa gelap, kita pun membutuhkan Yesus bukan hanya sebagai pemberi berkat tapi semata-mata karena Yesus sumber dari segala yang kita perlukan, dan yang terutama karena kasihNya yang besar yang sudah mati bagi keselamatan manusia. Saya sungguh-sungguh mohon belas kasihan Tuhan untuk menjamah ibu ini.  Saya tahu Dia mudah saja menyembuhkan ibu ini, namun seperti wanita pendarahan 12 tahun “mengejar dan menjamah” jubah Yesus, Tuhan pun menanti ibu ini mau datang dan menyerahkan hidupNya hanya bagi Yesus. Melakukan penyerahan diri dengan sungguh-sungguh dan mengandalkan Yesus saja sebagai satu-satunya sumber kesembuhan dan juga kehidupan. Saya percaya waktunya akan segera tiba ibu ini mengalami pemulihan tidak hanya bagi dirinya tetapi bagi keluarganya dan bahkan bagi banyak orang yang menyaksikan penderitaannya hingga melihat hidupnya dipulihkan. Maju terus dalam Tuhan.

5:25    Adalah di situ seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan.      
5:26    Ia telah berulang-ulang diobati oleh berbagai tabib, sehingga telah dihabiskannya semua yang ada padanya, namun sama sekali tidak ada faedahnya malah sebaliknya keadaannya makin memburuk.    
5:27    Dia sudah mendengar berita-berita tentang Yesus, maka di tengah-tengah orang banyak itu ia mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jubah-Nya.       
5:28    Sebab katanya: "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh." 
5:29    Seketika itu juga berhentilah pendarahannya dan ia merasa, bahwa badannya sudah sembuh dari penyakitnya. (Markus 5:25)

       
5:33    Perempuan itu, yang menjadi takut dan gemetar ketika mengetahui apa yang telah terjadi atas dirinya, tampil dan tersungkur di depan Yesus dan dengan tulus memberitahukan segala sesuatu kepada-Nya.   
5:34    Maka kata-Nya kepada perempuan itu: "Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!"