Selamat Datang di Gloria Cyber Ministries -- Connecting Believers -- Updated Harian
 

Kolom Kita adalah Kolom Bersama Milik Kita Semua. Kolom ini sifatnya terbuka untuk semua netters. 

Kirimkanlah Artikel/tulisan Anda untuk Kami muat dalam page ini. 

Kirimkan ke gcm[at]glorianet.org dengan subject: kolom kita.

Ke Arsip Kolom Kita







Help Me God
Oleh:
Ferry Felani, S.Th.



Tidak semua kedatangan itu membawa sesuatu yang menyenangkan. Kedatangan seseorang biasa berhubungan 2 perubahan keadaan: (1) solusi atau (2) problem. Kalau orang yang bermasalah datang, ia datang membawa masalah. Kalau orang kaya datang, biasanya ia datang membawa uang. Kalau pelawak datang, biasanya ia datang membawa hal-hal yang lucu dan menghibur. Setiap orang datang membawa sesuatu. Apa yang ia bawa dapat mengubah keadaan kita menjadi baik atau justru mengubah keadaan menjadi tambah buruk.

Kata "Injil" berasal dari kata Yunani ‘euanggelion’ yang artinya ‘kabar baik’. Ibarat seorang penunggang kuda yang kembali membawa kabar kepada rakyat bahwa bangsanya telah memenangkan peperangan. Pada saat Yohanes Pembaptis dan Yesus mengatakan bahwa Kerajaan Sorga sudah datang, inilah yang disebut kabar baik. Karena kedatangan Kerajaan Allah berarti ‘datangnya pertolongan’. Kerajaan Allah datang dengan seluruh kekuatan untuk menolong warga Kerajaan-Nya dan memberikan supply untuk kita melakukan misi Kerajaan di dunia ini.

Segala yang baik maupun yang buruk selalu ada sumbernya. Jika kita berbicara mengenai ‘pertolongan’, kita harus tahu dengan pasti ‘dari siapakah pertolongan itu datang?’ Harus diakui bahwa tidak semua yang kita lihat sebagai pertolongan itu betul-betul menolong kita. Ada banyak kasus: ‘di depan menolong, di belakang merongrong’.

Alkitab dengan jelas mengatakan bahwa satu-satunya sumber pertolongan kita ialah Tuhan. Tuhan merupakan sumber pertolongan yang telah terbukti dari generasi ke generasi. Namun pertolongan itu datang, hanya pada waktu kita berhenti menggunakan kekuatan sendiri. Pada saat kita angkat tangan, maka Ia menurunkan tangan-Nya.

Berserah tidak berarti pasif, melainkan aktif dan agresif. Seperti doa Reda Wallace di dalam buku A Gift of Miracles: ‘Aku percaya bahwa satu-satunya yang Tuhan ingini dariku adalah mengerjakan segala yang mungkin – dan mempercayakan kepada-Nya segala yang tidak mungkin.’