|
Spirit
Oleh: Febe Kurniasari
Dulu
saya tidak pernah membaca firman Tuhan setiap hari. Hingga pada
suatu saat teman saya mengirimkan renungan harian ke kost saya
setiap bulan dari Jakarta. Ketika teman saya mengirimkan renungan
harian pertama kali ke alamat saya terus terang saja renungan harian
tersebut jarang sekali saya baca.
Mengetahui saya
jarang membaca renungan itu, teman saya sama sekali tidak marah.
Namun justru dia tetap gigih untuk terus mengirimkan renungan harian
spirit kepada saya. Ya, karena sudah dibelikan gratis sayang kalau
tidak pernah dibaca. Karena itulah saya selalu mengusahakan untuk
mulai membaca renungan harian itu secara teratur. Hingga lambat laun
seiring berjalannya waktu kerena sudah biasa membaca Firman Tuhan
maka jika dalam sehari saja saya tidak baca firman Tuhan rasanya ada
yang mengganjal di hati ini.
Dan alhasil dari saya
tekun untuk senantiasa membaca firman Allah adalah saya dapat
merasakan berkat Allah yang luar biasa turun atas diri saya. Setiap
kali selesai membaca firman, hati saya menjadi serasa tentram dan
damai. Berkat-berkat pun banyak tercurah ke atas kehidupan saya. Dan
dari berkat itulah tumbuh iman yang semakin lama semakin teguh akan
Dia. Kerinduan untuk lebih mengenal Allah lebih dalam lagi saya
rasakan.
Dari kisah ini saya
belajar bahwa iman akan Dia itu tidak tumbuh dengan sendirinya. Iman
juga bukan berasal dari diri kita sendiri melainkan iman itu berasal
dari Allah sendiri. Dan untuk bisa memperoleh iman yang teguh kita
hanya perlu membiasakan diri untuk mau membaca firman Allah secara
rutin setiap hari. Sebab ketika kita mau membuka diri untuk membaca
firman Allah berkat-berkatnya akan dicurahkan atas kehidupan kita.
Dan berkat-berkat dari Allah itulah yang akan memperteguh iman kita
hari lepas hari.
Hanya
saja pertanyaannya, maukah kita membuka diri untuk sudi membaca
firman Allah secara teratur setiap hari agar berkat-berkat
dicurahkan sehingga iman kita akan Dia semakin diperteguh setiap
hari?
|