|
|
|
NATAL SEORANG BURUH KECIL
Oleh: John Dami Mukese *
Minta maaf ya Tuhanku
Aku masih sibuk bekerja
sementara banyak orang mengalir
rayakan Natal-Mu di gereja
Padahal aku sendiri
tak pernah berpikir
kapan harus berhenti
lalu pergi juga menerima Gusti
Kautahu, Tuhan, keadaanku
Kau pasti tidak membenarkan aku
pergi sendiri ke gereja
sedang istri dan kelima anakku
tinggal menyepi di rumah
Jauh sebelum Natal-Mu tiba
mereka merengek dibelikan baju
Tetapi Kaulihat sendiri, Tuhan
hingga kini kantongku tak pernah penuh
Tuhan, kuundang Kau Natal saja
di rumahku malam ini
Aku rindu Kau menyaksikan
betapa bahgia kami sekeluarga
menyambut datang-Mu tak pandang muka
Kami tidak layak ya Tuhan
Natal di gereja-Mu megah
Tapi Kau pasti rela
Natal di rumah kami dina
Karna Kau bukan semulia Allah
bayangan pembesar-pembesar dunia
yang selalu enggan memperhatikan
kebutuhan keluarga kami dina
Mari Tuhan
kita ke sana
sebelum terlambat!
(Ende, 1982)
* John Dami Mukese lahir 24 Maret 1950 di Menggol, Kab. Manggarai, Flores Barat, Nusa Tenggara Timur. Lulus dari Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi Katolik di Seminari Tinggi St Paulus Ledalero, Flores tahun 1980. Menulis puisi sejak tahun 1977, tapi ia pun menulis nonfiksi.
|